MUI: Awak KRI Nanggala 402 Insya Allah Syuhada

34

Muslim Obsession – Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh mengeluarkan pernyataan bahwa awak KRI Nanggala 402 Insya Allah meninggal dunia di jalan Allah atau Syuhada.

“Berdasarkan keterangan resmi dari Mabes TNI bahwa KRI Nanggala 402 dinyatakan subsunk, untuk saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam2nya. Ini bukan hanya duka bagi keluarga atau bagi tentara semata. Tapi ini adalah duka bangsa,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Muslim Obsession, Selasa (27/4/2021).

Semua warga bangsa berduka dan berkabung, karena tugas yang diemban KRI Nanggala 402 adalah salah satu tugas penting negara, yaitu menjaga pertahanan negara dan memberi rasa aman bagi warga.

Baca Juga: FOTO: ACT Beri Santunan Korban KRI Nanggala-402

“Setiap muslim yang matinya tenggelam, terlebih dlam tugas negara, merupakan mati syahid. Korban KRI Naggala 402 yang teridentifikasi sempat shalat berjamaah sebelum berlayar, menjalankan tugas kedinasan dan tugas negara, karenanya mereka termasuk syuhada,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rasulullah bersabda dalam hadits shahih:

عنْ أبي هُرَيْرةَ، قالَ: قالَ رَسُولُ اللَّه ﷺ: منْ قُتِل في سبيلِ اللَّه فهُو شَهيدٌ، ومنْ ماتَ في سَبيلِ اللَّه فهُو شهيدٌ، ومنْ ماتَ في الطَّاعُون فَهُو شَهيدٌ، ومنْ ماتَ في البطنِ فَهُو شَهيدٌ، والغَريقُ شَهيدٌ (رواه مسلم)

Dari Abi Hurairah ra beliau berkata: Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia syahid. Siapa yang mati (tanpa dibunuh) di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah  Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid.” (HR. Muslim).

“Kami mengajak seluruh umat Islam untuk shalat ghaib bagi almarhumin dan mendoakan agar para korban diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, keikhlasan dan kekuatan lahir bathin. Mari berpartisipasi untuk meringankan duka mereka, termasuk dengan memberi beasiswa bagi putra putri yang ditinggalkan,” imbuh dia.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar negara kita terus diberikan kemampuan dan kekuatan untuk menjaga pertahanan dan keamanan dan menjaga tegaknya NKRI, diselamatkan dari berbagai kesulitan, musibah, bala, marabahaya, dan berbagai ancaman luar dalam, hingga terwujud baldatun thayybatun wa rabbun ghafur.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here