Muhammadiyah Tegaskan Tidak Pernah Minta Fatwa ke MUI

92

Jakarta, Muslim Obsession – Wakil Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Miftahul Haq menegaskan bahwa secara kelembagaan, Majelis Tabligh PP Muhammadiyah tidak pernah meminta fatwa kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal ini menanggapi pemberitaan mengenai Muhammadiyah yang mengajukan permintaan fatwa kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang keharaman ajaran komunis.

“Tetapi, bahwa perlu upaya untuk membentengi keyakinan umat Muslim dari berbagai faham yang merusak aqidah yang lurus, termasuk dari faham komunisme itu perlu dilakukan oleh Muhammadiyah, melalui berbagai cara dan pendekatan, seperti tabligh, pendidikan, atau kegiatan lainnya,” tutur Miftahul melalui siaran pers, Selasa (6/10/2020).

Miftahul juga menambahkan, upaya-upaya menjaga aqidah umat perlu menjadi perhatian, sehingga ajaran Islam betul-betul bisa dipahami, diyakini dan diamalkan dengan sebaik-baiknya berdasar Al-Quran dan Sunnah.

Miftahul juga menerangkan, apabila umat Islam telah memiliki pemahaman, keyakinan dan pengamalan ajaran Islam yang tepat dan benar sesuai Al-Quran dan Sunnah, maka akan mampu menjaga dirinya dari berbagai pengaruh pemikiran yang menyimpang, di antaranya komunisme ini.

“Kalau umat mempunyai aqidah yang kuat, umat tidak akan terbujuk untuk ikut faham komunis maupun faham yang lain,” tegasnya.

Berkaitan dengan fatwa, selama ini yang menjadi pedoman Muhammadiyah ialah fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here