Muhammadiyah Taiwan Tetapkan Awal Puasa dan Lebaran

496
shalat
Ilustrasi Shalat Berjamaah (Photo: The Conversation)

Taiwan, Muslim Obsession – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan menetapkan tanggal 1 Ramadhan 1439 H  untuk wilayah Taiwan bertepatan dengan tanggal 17 Mei 2018.

Sebagaimana dirilis situs resmi Muhammadiyah, Senin (2/4/2018), ketetapan tersebut disahkan melalui maklumat nomor 01/MLM/A-2/C/2018 mengenai penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah untuk wilayah Taiwan tahun 1439 Hijriah atau 2018 Masehi.

Meskipun Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat tentang penetapan awal Ramadhan, Syawal dan Zulhijjah, PCIM Taiwan tetap memandang perlu untuk mengeluarkan maklumat sendiri mengingat adanya perbedaan wilayah hukum (wilayatul hukmi) antara Indonesia dengan Taiwan.

Dalam penghitungan yang dilakukan, PCIM Taiwan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan mengambil markaz atau lokasi penghitungan (hisab) di Kota Taipei, Taiwan dengan koordinat: lintang (ϕ) = 25˚04’31” dan bujur (λ) = 121˚33’41”.

Hisab hakiki yang dipakai oleh Muhammadiyah Taiwan adalah metode hisab yang berpatokan pada gerak benda langit, khususnya matahari dan bulan faktual (sebenarnya). Gerak dan posisi bulan dalam metode ini dihitung secara cermat dan akurat untuk mendapatkan gerak dan posisi bulan yang sebenarnya dan setepat-tepatnya sebagaimana realitanya.

Adapun wujudul hilal adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pada saat matahari terbenam, bulan belum terbenam pada periode sinodis bulan terhadap bumi, dengan bulan belum terbenam setelah matahari terbenam pasca peristiwa konjungsi, berapapun tingginya bulan di atas ufuk atau bernilai positif mengindikasikan bahwa bulan telah memulai periode sinodis yang baru.

Untuk menetapkan tanggal 1 bulan baru komariah dalam konsep hisab hakiki wujudul hilal, maka harus memenuhi tiga kriteria secara kumulatif, pertama, sudah terjadi ijtimak (konjungsi) antara bulan dan matahari. Kedua, ijtimak terjadi sebelum terbenam matahari, dan ketika matahari terbenam, bulan belum terbenam atau bulan masih berada di atas ufuk.

Setelah melakukan semua proses penghitungan dan teknis dengan cermat, PCIM Taiwan menetapkan bahwa muslim di Taiwan akan memulai puasa Ramadhan pada hari Kamis, 17 Mei 2018. Sedangkan hari raya Idul Fitri pada Jumat, 15 Juni 2018, dan hari raya Idul Adha pada Rabu 22 agustus 2018.

Dengan keluarnya maklumat tersebut, PCIM Taiwan berharap warga, kader, serta simpatisan Muhammadiyah yang berdomisili di Taiwan memiliki panduan untuk melakukan ibadah Ramadhan dan bisa menyiapkan segala sesuatunya untuk menyambut Ramadhan dengan lebih baik lagi. (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here