Muhammadiyah Sesalkan Aparat Kepolisian Minta Data Khatib di Kampus

550
Sekjen MUI Anwar Abbas (Foto: NET)

Jakarta, Muslim Obsession – Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menyesalkan sikap aparat keamanan yang meminta data khatib dan dosen STIE Ahmad Dahlan, Tangerang, menurutnya hal itu dapat menimbulkan kegaduhan

“Jangan seperti itu. Itu nakut-nakutin orang namanya,” katanya di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Ia juga menegaskan bahwa konstitusi menjamin warga negaranya untuk melaksanakan agama dan beribadah sesuai dengan keyakinan yang dijamin dalam undang-undang. Maka, tindakan pendataan khatib bisa merusak citra kepolisian.

“Janganlah pihak kepolisian melakukan hal-hal seperti itu. Karena jelas merusak citra pemerintah dan citra kepolisian. Sementara kita ingin menjaga citra pemerintah dan citra Kepolisian,” jelasnya.

“Apa lagi di kampus. Orang kampus tahu mana yang benar, mana yang buruk,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi sikap STIE Ahmad Dahlan yang tidak memberikan data tersebut dan memilih untuk mengedepankan musyawarah kepada pihak terkait.

“Saya rasa sudah benar itu apa yang mereka lakukan. Itu untuk kebaikan semuanya, kebaikan STIE Ahmad Dahlan, kebaikan polisi kebaikan pemerintah,” ungkapnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here