Muhammadiyah: Polisi Harus Segera Ungkap Motif Penyerangan Terhadap Tokoh Agama

489
Dahnil Anzar Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: muhammadiyah.or.id)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mendesak polisi mengusut kasus penyerangan atas umat Katolik Gereja Santa Lidwina Gedog, Sleman oleh orang tidak dikenal saat Misa, Ahad (11/2/2018).

“Penyerangan terhadap seorang pemimpin agama seperti Pastor tersebut nyata-nyata merupakan perbuatan kriminal serius,” kata Dahnil, Ahad (11/2/2018).

Dia menjelaskan insiden serangan itu seolah menunjukkan simbol ancaman terhadap umat beragama yang melaksanakan ibadah seperti kejadian penyerangan-penyerangan terhadap para ustadz yang sebelumnya juga terjadi di wilayah Jawa Barat.

“Polisi harus segera mengungkap motif-motif penyerangan tersebut,” ujar Dahnil.

Kepada umat beragama, dia bepesan, agar tetap tenang dan waspada terhadap upaya-upaya provokasi untuk mengganggu toleransi umat beragama di Indonesia.

Senada dengan Dahnil, Intelektual Muhammadiyah, Fajar Riza Ul Haq mengatakan aksi semacam ini tidak boleh dibiarkan dan harus diusut sampai terang benderang. Penegakkan hukum jadi sandaran terakhir.

Publik pun menurutnya, perlu terus mendukung dan mengawasi Kepolisian untuk mengusut kasus-kasus kekerasan yang menyeret isu agama sensitif ini.

“Jangan sampai publik kehilangan kepercayaan terhadap Kepolisian bahkan hukum itu sendiri akibat tidak tanggapnya aparat penegak hukum,” tegasnya.

Dengan bermunculannya kasus-kasus kekerasan dan intoleransi yang memakan korban dari semua kelompok agama ini seharusnya membuat publik sadar dan bersatu.

“Ini bukan semata soal tokoh-tokoh Islam yang sedang diburu PKI seperti sangkaan liar yang beredar di media sosial,” jelas mantan Direktur Maarif Institute.

Dia tegaskan pula, kasus-kasus ini juga bukan hanya sebatas aksi intoleransi dan kekerasan terhadap kelompok-kelompok agama di luar Islam.

“Saya kira ada faktor lain yang harus sama-sama diwaspadai oleh semua umat beragama dan menjadi perhatian pemerintah.”

“Jangan sampai umat yang majemuk ini termakan hasutan adu-domba dan kepentingan politik sesaat,” pesannya. (Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here