Muhammadiyah Dirikan Sekolah untuk Muslim Rohingnya

346
Muhammadiyah mendirikan sekolah untuk Muslim Rohingya (Foto: Muhammadiyah)

Myanmar, Muslim Obsession – Muhammadiyah melalui program misi kemanusiaan Muhammadiyah Agency for International Development (AID) melakukan peletakan batu pertama sebagai tahap awal pembangunan gedung sekolah bagi pengungsi etnis Muslim Rohingnya beberapa waktu lalu.

Misi kemanusiaan Muhammadiyah telah dimulai kurang lebih setahun yang lalu, dengan memberikan bantuan berupa pelayanan kesehatan, bantuan makanan dan perbaikan gizi bagi pengungsi Rohingnya di Bangladesh.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Bachtiar Dwi Kurniawan, koordinator Muhammadiyah AID yang menangani misi kemanusiaan Muhammadiyah luar negeri.

“Maka pada september ini dilakukan inisiasi program untuk masyarakat Rohingnya yang masih ada di Myanmar, baik yang ada di barak pengungsian maupun di desa-desa yang dihuni etnis Muslim Rohingnya,” ungkapnya melalui siaran pers Muhammadiyah, Kamis (1/11/2018).

Berdasarkan temuan hasil observasi selama penanganan, Muhammadiyah AID merancang program pemberdayaan dan peningkatan mutu SDM para pengungsi yang bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Kita akan bangun dua sekolahan, balai pelatihan, pasar inklusi yang bisa digunakan oleh para pengungsi,” tambahnya.

Pembangunan sekolah tersebut berada di Mrauk U dan Township, Rakhine State, Myanmar. Sementara Balai Latihan Kerja berlokasi di pengungsian etnis Muslim Rohingnya, sekitaran Sittwe, Myanmar. Serta mendirikan pasar inklusi untuk membantu menguatkan ketahanan dan perputaran roda perekonomian masyarakat korban konflik.

Bukan hanya bantuan dalam bentuk bangunan saja, Muhammadiyah AID juga memberikan fasilitas lain sebagai pendukung aktivitas para pengungsi berupa penyediaan program pendidikan, kesehatan, sarana air bersih, sanitasi, MCK, serta pembangunan drainase.

“Pembangunan saluran drainase bagi kampung-kampung di sana menjadi perlu, mengingat kotor dan kumuhnya lingkungan,” ucap Bachtiar.

Pihaknya berharap, fasilitas yang dibangun bisa mencegah timbulnya penyakit yang disebabkan karena lingkungan yang kotor dan kumuh.

“Program yang dikembangkan Muhammadiyah merupakan bentuk komitmen sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang memiliki kepedulian dalam misi kemanusiaan,” pungkasnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here