Muhammadiyah Dirikan 1.000 Huntara Bagi Korban Gempa Palu

493
Muhammadiyah Dirikan 1000 Huntara Bagi Korban Gempa Palu (Foto: Muhammadiyah)

Palu, Muslim Obsession Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi.

Pembangunan huntara secara resmi di-launching oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah, Moh. Hidayat Lamakarate. Launching ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan huntara di Pos Pelayanan MDMC di Kelurahan Pantoloan, Sabtu (10/11/2018).

Secara umum MDMC memprogramkan pembangunan 1.000 huntara bagi para penyintas bencana, yang tersebar di beberapa titik Pos Pelayanan MDMC di Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Secara khusus, Hidayat yang juga ditunjuk Gubernur menjadi Ketua Tim Percepatan Penanganan Bencana Sulteng, menyampaikan apresiasinya kepada MDMC yang telah membantu pemerintah dalam penanganan bencana di Sulteng, sejak masa tanggap darurat hingga masa transisi saat ini.

“Di antara waktu di mana sebagian sudah pulang, saudara-saudara MDMC masih berada di tengah-tengah kita. Di mana pada tahapan ini kebutuhan-kebutuhan masyarakat bukan lagi sembako, tapi juga hunian, MDMC kembali lagi berpartisipasi menyiapkan seribu tempat untuk masyarakat kita,” kata Hidayat melalui siaran pers Muhammadiyah, Senin (12/11/2018).

Ia mengingatkan, pembangunan huntara untuk masyarakat sebagaimana yang disepakati antara pemerintah dan beberapa NGO, harus memenuhi unsur kelayakan serta dilengkapi dengan beberapa fasilitas, di antaranya MCK dan instalasi air bersih yang memadai.

“Konsep huntara yang kami pemerintah bersama NGO lainnya bersepakat, bahwa kita membangunkan hunian yang layak, walaupun sifatnya sementara,” ujarnya.

Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, yang hadir langsung pada launching tersebut menegaskan, pihaknya menginginkan huntara yang dibangun menjadi rumah sehat dan dapat dihuni dengan baik oleh masyarakat.

Sebelumnya, kata Budi, pada penanganan bencana di Lombok, MDMC memprogramkan pembangunan sebanyak 694 huntara sekaligus sekolah TK permanen.

“Terima kasih kepada pihak-pihak terkait, PW Muhammadiyah, pemilik lahan, dan utamanya dukungan dari pemerintah,” ujar Budi. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here