Muhammad ﷺ Sang Kekasih Mulia

101

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam (LKPI) PP PARMUSI, Direktur An-Nahl Institute Jakarta, Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai UMMAT)

NAMAMU tersebut jauh sebelum Engkau ada

Bahkan dunia inipun dicipta “karenamu” yang mulia

 

Engkau terpuji tiada yang setara

Kami menyebutmu hampir disetiap waktu dan peristiwa

 

Engkau pelita penerang jagat raya

Engkau pembawa Risalah untuk semesta

 

Risalah pembawa Rahmat untuk menerangi dunia

Engkau penyeru Da’wah sebagaimana Rasûl & Nabi yang Mulia

 

Muhammad ﷺ namamu yang Mulia

Al Amien gelar kebesaranmu sejak muda

 

Jujur, Tabligh, Amánah, Cerdas sifatmu ternama

Yatim sebelum terlahir ke dunia

 

Engkau tegar di tengah hempasan angin jahiliah yang ada

Engkau kokoh dalam badai kemusyrikan yang hampir merata

 

Allâh mengirim pendampingmu yang setara

Ummuná Khadïjah al Kubrâ RadliyAllâhu ‘anhâ

Pesona akhlâq dan ïmánmu membuat ia tertawan gembira

 

Umat pun seolah terhipnotis dan terus terpesona

Semua berkorban harta maupun jiwa

 

Karena pekertimu yang romantis lagi mempesona

Satu persatu mendekat dengan suka cita

 

Oh Kekasihku yang mulia

Oh Pemimpin Akhiratku sejak di dunia yang fana

 

Engkau penerang Qalbu bagai pelita

Membuat jalan kami tak tersesat selamanya

 

Jika berada di Masjidmu yang ternama

Disamping pusaramu dan dua sahabat utama.

 

Di Raudlah, taman syahdu bak di Surga

Di karpet hijau ke-abuan yang lembut nan mempesona

 

Airmata mengalir tak terasa tak mampu tertahan dengan begitu derasnya

Mengenang Engkau yang sangat berjasa

 

Rindu ini bagai tertawan dengan sukarela

Terus selalu berulang menyebut namamu yang mulia

 

Ketika namamu tersebut dalam lantunan adzán yang menggema

Suasana haru lagi syahdu membahana

 

Semua umatmu seolah merasa disapa

membuat semua terheran tak terkira

Bagai engkau hadir ikut memandu dengan bijaksana

 

Yaa Rasûlullâh

Yaa Habiiballâh

Yaa NabiyAllâh

Yaa Shafwatallâh

 

Rindu Kami padamu yang mulia

Rindu umatmu, walau belum pernah berjumpa

 

Cinta kami padamu, cinta penuh cinta

Rindu kami padamu, rindu pengikutmu walau belum pernah bersua.

 

Kami yakin dan percaya

Di sautu hari nanti pasti kan berjumpa

 

Kami percaya

Di suatu saat berarti pasti kan tiba

 

Kami kan berkumpul bersamamu dengan gembira

Di belakang barisan para pencinta

 

Kami percaya itu dalam syafa’atmu yang tak tertunda

Karena itu kami kokoh bagai dalam pasukan bersenjata

يا نبى سلام عليك

يارسول سلام عليك

يا حبيب سلام عليك

صلوات الله عليك

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ

Ummatmu yang berharap selalu ada dalam barisanmu bersama para sahabat yang mulia

 

Makassar, 12 Rabi’ul Awwál 1443 H

Bukan hari libur, 19 Oktober 2021 M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here