Mudah Lupa? Ini 8 Cara Meningkatkan Daya Ingat

79
Otak (Foto: Medical Express)

Muslim Obsession – Tidak sedikit orang yang merasa lemah dalam ingatan. Seperti lupa nama kenalan baru, lupa di mana meletakkan kunci, dan lain sebagainya. Sering kali, ini hanyalah tanda bahwa seseorang terlalu sibuk. Di sisi lain, memiliki ingatan yang buruk secara konsisten dapat menimbulkan masalah bagi seseorang.

Banyak faktor yang berperan dalam lemahnya ingatan, termasuk genetika, usia, dan kondisi medis yang memengaruhi otak. Ada juga beberapa faktor risiko kehilangan memori yang dapat dikelola, seperti diet dan gaya hidup.

Meskipun tidak semua kehilangan memori dapat dicegah, orang mungkin dapat mengambil tindakan untuk melindungi otak dari penurunan kognitif seiring bertambahnya usia.
Berikut delapan teknik untuk mencoba membantu meningkatkan daya ingat Anda, dikutip dari Medical News Today, Selasa (29/9/2020).

1. Lakukan pelatihan otak

Ada banyak aktivitas pelatihan otak online yang dapat membantu meningkatkan daya ingat seseorang. Dengan cara yang mirip dengan otot, otak perlu digunakan secara teratur agar tetap sehat.

Percobaan besar dari jurnal PLoS One menemukan bahwa orang yang melakukan aktivitas pelatihan otak hanya 15 menit setidaknya 5 hari seminggu mengalami peningkatan fungsi otak.

Memori kerja, memori jangka pendek, dan keterampilan memecahkan masalah para peserta semuanya meningkat secara signifikan ketika peneliti membandingkan mereka dengan kelompok kontrol yang melakukan teka-teki silang.

Para peneliti menggunakan aktivitas pelatihan otak dari situs Lumosity. Tantangan bekerja pada kemampuan seseorang untuk mengingat detail dan dengan cepat menghafal pola.

2. Olahraga

Latihan fisik berdampak langsung pada kesehatan otak. Seperti yang dicatat oleh penulis penelitian di Journal of Exercise Rehabilitation, olahraga teratur mengurangi risiko penurunan kognitif seiring bertambahnya usia dan melindungi otak dari degenerasi.

Hasil studi tahun 2017 menunjukkan bahwa olahraga aerobik dapat meningkatkan fungsi memori pada penderita penyakit Alzheimer dini. Kelompok kontrol melakukan peregangan dan pengencangan nonaerobik.

Latihan aerobik meningkatkan detak jantung seseorang dan dapat mencakup salah satu dari aktivitas berikut yakni: jalan cepat, berlari, mendaki, renang dan tarian.

3. Meditasi

Penelitian menunjukkan bahwa meditasi dapat menyebabkan perubahan jangka panjang di otak yang meningkatkan daya ingat. Meditasi kesadaran dapat membantu meningkatkan daya ingat.

Penelitian tahun 2018 mencatat bahwa banyak penelitian menunjukkan meditasi meningkatkan fungsi otak, mengurangi penanda degenerasi otak, dan meningkatkan memori kerja dan memori jangka panjang.

Para peneliti mengamati otak orang-orang yang secara teratur berlatih meditasi dan mereka yang tidak. Hasilnya menunjukkan bahwa membiasakan bermeditasi dapat menyebabkan perubahan jangka panjang pada otak, termasuk meningkatkan plastisitas otak, yang membantunya tetap sehat.

4. Tidur yang cukup

Tidur sangat penting untuk kesehatan otak secara keseluruhan. Tidur malam yang nyenyak, biasanya sekitar 7-9 jam semalam untuk orang dewasa, dapat membantu otak membuat dan menyimpan ingatan jangka panjang.

5. Kurangi asupan gula

Makanan manis bisa terasa enak dan bermanfaat pada awalnya, tapi mungkin berperan dalam kehilangan ingatan. Penelitian dari 2017 pada model hewan mencatat bahwa diet tinggi minuman manis memiliki kaitan dengan penyakit Alzheimer.

Para peneliti juga menemukan bahwa minum terlalu banyak minuman manis, termasuk jus buah, mungkin memiliki hubungan dengan volume otak total yang lebih rendah, yang merupakan tanda awal penyakit Alzheimer.

Menghindari gula tambahan dapat membantu memerangi risiko ini. Meskipun makanan manis alami, seperti buah-buahan, merupakan tambahan yang baik untuk diet sehat.

6. Tingkatkan asupan kafein

Kafein dari sumber seperti kopi atau teh hijau mungkin berguna untuk memori. Para penulis studi tahun 2014 menemukan bahwa mengonsumsi kafein setelah tes memori meningkatkan seberapa baik otak partisipan menyimpan memori dalam jangka panjang.

Orang yang mengonsumsi 200 miligram kafein mendapat skor lebih baik pada tes ingatan setelah 24 jam dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi kafein. Kafein juga dapat meningkatkan daya ingat dalam jangka pendek.

Sebuah studi di Frontiers in Psychology menemukan bahwa orang dewasa muda yang mengonsumsi kafein di pagi hari mengalami peningkatan memori jangka pendek.

7. Makan cokelat hitam

Makan cokelat hitam tidak hanya terdengar menarik, tetapi juga dapat meningkatkan daya ingat seseorang. Hasil studi 2011 menunjukkan bahwa flavonoid kakao, yang merupakan senyawa aktif dalam cokelat, membantu meningkatkan fungsi otak.

Orang yang makan cokelat hitam memiliki kinerja yang lebih baik pada tes memori spasial daripada mereka yang tidak. Para peneliti mencatat bahwa flavonoid kakao meningkatkan aliran darah ke otak.

Oleh karena itu, penting untuk tidak menambahkan lebih banyak gula ke dalam makanan, sehingga orang harus menargetkan setidaknya 72% kandungan kakao dalam cokelat hitam dan menghindari cokelat dengan tambahan gula.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here