Mitos Atau Fakta Orang Kecelakaan Tak Boleh Dikasih Air Minum?

87

Jakarta, Muslim Obsession – Banyak yang bilang jika kalian menjumpai seorang yang terkena musibah kecelakaan, maka korban tak boleh dikasih air minum untuk pertolongan pertama karena dianggap justru bisa membahayakan.

Tapi ada juga yang masih tetap memberikan air minum kepada mereka yang habis kecelakaan. Lalu sebenarnya apakah memberikan air minum kepada para korban kecelakaan itu baik atau buruk. Simak fakta lengkapnya.

Perlu diketahui, efek dari kecelakaan dapat membuat detak jantung seseorang meningkat drastis atau mungkin tidak beraturan. Kondisi ini karena korban syok atau terkejut atas kejadian mendadak yang menimpanya.

Maka dari itu, memasukkan apa pun melalui mulut yang merupakan bagian dari saluran pernapasan justru berpotensi membahayakan korban. Artinya benar bahwa memasukan air bisa membahayakan.

“Bisa tersedak karena saluran pernapasannya tertutup,” kata pegiat safety driving dan safety riding sekaligus Training Director dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, belum lama ini.

Jusri menambahkan, ada kemungkinan korban mengalami luka pada tubuh bagian dalam. Misalnya, cedera terjadi pada area perut. Pemberian air minum justru berpotensi memperburuk keadaan korban.

“Jika tidak memahami teknik pertolongan pertama pada korban kecelakaan, maka hal yang sebaiknya dilakukan adalah segera menghubungi pihak terkait, seperti polisi atau pihak rumah sakit terdekat. Sehingga, korban bisa segera mendapatkan penanganan yang benar,” ujar Jusri.

Jusri mengatakan, data statistik menyebutkan bahwa banyak kesalahan prosedur pertolongan pertama yang dilakukan terhadap korban, sehingga kondisi korban justru semakin buruk setelah ditolong. Bahkan, beberapa di antaranya berujung pada kematian.

“Sebaiknya jangan melakukan apa-apa kalau enggak tahu teknik memberikan pertolongan pertama. Kalau sudah terdidik atau pernah mengikuti pelatihan, enggak apa-apa ikut menolong korban,” kata Jusri. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here