Minta Maaf dan Hukum Tidak Menyapa Selama Lebih dari Dua Hari

3107
Maaf (Foto: Ilustrasi/ Aleteia)

Muslim Obsession – Meminta maaf adalah salah satu perbuatan yang mulia. Dalam hadits disebutkan, bahwa orang yang lebih dulu meminta maaf, derajatnya di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih tinggi dan lebih dicintai Allah dari yang dimintai maaf.

Demikian dikutip dari situs resmi buyayahya.org, Jumat (10/4/2020). Maka dari itu jangan minta maaf hanya di saat kita bersalah.

“Jika kita bermasalah dengan saudara atau teman, maka bersegeralah meminta maaf biar pun kita dalam posisi benar, itulah kemuliaan. Apalagi jika kita bersalah, maka kita harus segera meminta maaf, khawatir nyawa kita dicabut sementara kita punya dosa dengan sesama yang Allah tidak mengampuni kita kecuali orang yang kita sakiti dan salahi memaafkan kita,” nasehat Buya.

Adapun orang yang tidak tegur sapa lebih dari 3 (tiga) hari jika bukan karena permasalahan, hal itu tidak dosa. Akan tetapi jika karena ada permusuhan, maka itu adalah dosa besar dan menjadikan Allah murka.

“Kalau mati, mati dalam keadaan suul khatimah, mati yang tidak baik seperti orang jahiliyah. Marilah kita jauhi sebab-sebab kemurkaan Allah,” ajak Buya.

Hal demikian sebagaimana diterangkan oleh Nabi dalam hadits:

“Tidak halal bagi seorang Muslim untuk memboikot (tidak menyapa) saudaranya lebih dari 3 hari.” (HR. Bukhari 6237 dan Muslim 2560).

Dalam Al-Quran juga dijelaskan:

“Sesungguhnya hanya kaum muslimin yang bersaudara. Karena itu, berupayalah memperbaiki hubungan antara kedua saudara kalian..” (QS. Al-Hujurat: 10).

Wallahu a’lam bish-shawab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here