Mesir Izinkan Tak Berpuasa Bagi Pemain Muslim yang Ikut Piala Dunia

401
Syeikh Shawki Ibrahim Abdel Karim Allam (Foto: cnn.com)

Mesir, Muslim Obsession – Piala Dunia 2018 bakal digelar di Rusia, mulai 14 Juni mendatang dan berbarengan dengan bulan Ramadhan.

Mufti Agung Mesir, Syeikh Shawki Ibrahim Abdel Karim Allam, mengatakan pemain yang beragama Islam diperbolehkan untuk tidak berpuasa ketika berlaga di pertandingan. Fatwa itu menurutnya berdasarkan hukum Islam dan akan diterbitkan dalam periode mendatang.

Seperti dilansir Albawaba, Allam mengatakan diperbolehkan bagi umat Islam yang bepergian untuk menunda puasa mereka sampai mereka kembali.

“Tak berpuasa selama Ramadhan juga diperbolehkan bagi Muslim yang pekerjaannya menuntut secara fisik, asalkan pekerjaan itu adalah sumber pendapatan mereka satu-satunya dan bahwa mereka merasa sulit untuk melakukan tugas mereka saat berpuasa,” ungkapnya, Selasa (17/4/2018).

Meski demikian, prinsip ini tidak berlaku untuk pemain tim nasional. “Meski diizinkan bagi pemain tim nasional untuk menunda puasa, tapi akan lebih baik jika mereka berpuasa jika mereka bisa,” katanya.

Mesir akan memulai pertandingan Piala Dunia melawan Uruguay pada 15 Juni dan kemudian melawan Rusia pada 19 Juni sebelum menghadapi Arab Saudi pada 25 Juni. Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Rusia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA antara 14 Juni dan 15 Juli 2018 mendatang.

Bulan Ramadhan diperkirakan akan dimulai pada 16 Mei, di mana umat Islam akan menyelenggarakan salah satu rukun Islamanya, yakni berpuasa sebulan penuh. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here