Merasakan Dahsyatnya Tsunami Aceh lewat Sebuah Museum

519
Museum Tsunami Aceh (Foto: Anadolu Agency)

Aceh, Muslim Obsession – Muhammad Daud, masih belum bisa melupakan peristiwa mengerikan yang dialaminya lima belas tahun silam.

Kala itu, gelombang tsunami menghempas provinsi Aceh hingga menewaskan lebih dari 200 ribu jiwa manusia.

“Saya merasakan dunia sudah mau kiamat,” kata pria berusia 50 tahun itu seperti dilansir Anadolu Agency, dikutip Rabu (21/8/2019) di Aceh.

Saat kejadian, Daud persis berada di bibir pantai untuk memancing bersama dua rekannya pada pagi 26 Desember 2004.

Tiba-tiba, gempa bumi dari dalam laut menggoyang-goyang tubuhnya.

Dia mengaku guncangan itu awalnya terasa pelan, namun kian lama kian kencang dan berlangsung hingga sepuluh menit.

“Saya melihat dengan mata kepala sendiri tanah terbelah dua,” terang Daud menghadirkan kembali peristiwa mencekam itu.

Dari dalam tanah itu, urai Daud, air bercampur lumpur menyembur ke atas hingga menumpahkan air ke daratan.

“Semburannya setinggi pohon pinang,” kata Daud sambil melempar tangannya ke atas.

Beruntung, Daud berhasil menyelamatkan diri bersama anak dan istrinya ke sebuah masjid.

Dia memacu sepeda motornya untuk membawa keluarganya pergi sejauh mungkin dari kejaran tsunami

“Air masuk sampai bawah masjid,” ungkap Daud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here