Menyambut Habib Rizieq Syihab

1012

Oleh: Nasrudin Joha

Kami melihat dengan jelas di pelupuk mata, kedzaliman yang nyata, atau ketidaksukaan yang disembunyikan. Namun, kami memiliki keyakinan yang dalam, tidak sedikitpun kami goyah, oleh tampaknya kedzaliman atau ketidaksukaan yang disembunyikan, atas rencana kepulangan Imam kami, Imam besar umat Islam Indonesia, Al Habib Rizq Syihab.

Kami telah menempuh semua jalan dan ikhtiar, agar kepulangan Imam kami, melegakan semua pihak, baik kami yang mencintainya, atau sesiapa saja yang berbeda dan mendengkinya. Tetapi kami pastikan, sulitnya jalan untuk menyambut kepulangan, tidak mengurangi tekat kami untuk menyampaikan shalawat, atas kedatangan Imam besar kami, Imam besar umat Islam Indonesia, Al Habib Rizq Syihab.

Kami tidak merasa berat, dengan ditutupnya semua jalan dan ikhtiar. Bahkan, jika kami harus menggali parit-parit, kami harus melubangi dinding-dinding, kami harus menembus tembok untuk membuka pintu dan jalan bagi Imam kami, maka kami telah menyiapkan semua ikhtiar dan sarana, untuk menyambut Imam kami, Imam besar umat Islam Indonesia, Al Habib Rizq Syihab.

Anda boleh membelah dan memecah, mengadu domba dan mengancam, mencibir atau mencoba mengusir, tapi ingatlah! Semua itu akan berakhir dengan nestapa, duka dan kesia-siaan. Kami tetap tegak berdiri, menyambut imam kami, Imam besar umat Islam Indonesia, Al Habib Rizq Syihab.

Wahai penguasa dzalim, keluarkan seluruh perbekalan dan persiapan, semburkan seluruh isi moncong peluru dan senapan, keluarkan seluruh amunisi kedzaliman. Ingatlah, sedikitpun itu tidak akan mengecilkan kami, bahkan semakin membuat kami teguh, untuk menyambut imam kami, Imam besar umat Islam Indonesia, Al Habib Rizq Syihab.

Kami telah menceburkan diri di ladang jihad 212, kami telah terbiasa prihatin pada pusara aksi 299, kami tidak akan lelah atau melemah. Kami semakin kuat atas keyakinan dan kepastian, berupah jaminan atas Iman dari Tuhan kami. Tuhan kami adalah Tuhan penguasa alam semesta, manusia dan kehidupan. Tuhan kami, telah menguatkan kami untuk tetap berdiri tegak, untuk menyambut imam kami, Imam besar umat Islam Indonesia, Al Habib Rizq Syihab.

Wahai umat, bersatulah ! Tidak kekuatan yang mampu menindas kebenaran. Tidak pernah ada sejarah, kekuasaan tiran mampu memenangi pertarungan melawan keteguhan iman dan keyakinan atas pertolongan.

Wahai umat, putuslah urat takut itu dan kuburlah di kedalaman ribuan kilometer setiap inchi nadinya. Busungkanlah Dadamu, dan menyengatlah! Menyalalah! Terangi kegelapan atas perilaku tiran, kobarkan semangat, dan sulutlah obor revolusi untuk menegakkan keadilan.

Wahai umat, berhimpunlah bersama barisan semut Nabi Ibrahim, bersatulah bersama kafilah Musa, ikatlah dalam persaudaraan hawariyun terhadap Isa, saling menguatkan untuk menyambut imam kita bersama, Imam besar umat Islam Indonesia, Al Habib Rizq Syihab.

Allahu Akbar ! [].

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here