Menteri Perdagangan Tawarkan Produk Indonesia ke Aljazair

524
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Nikkei Asian Review)

Jakarta, Muslim Obsession – Indonesia menawarkan berbagai produk dari kelapa sawit hingga permen jahe pada pengusaha-pengusaha Aljazair dalam sebuah misi dagang ke negara tersebut.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan Aljazair adalah pasar besar yang selama ini belum digarap karena terpisah oleh jarak geografis. Misi dagang ini digelar pada 20-22 November.

“Kami harap ada diskusi mengenai peluang kerja sama ekonomi yang lebih dalam dengan pemerintah Aljazair,” ujar Menteri Enggar dalam siaran persnya, Rabu (21/11/2018).

Delegasi bisnis ke Aljazair ini diikuti 13 pelaku usaha dari berbagai sektor. Yaitu minyak sawit dan turunannya, ban, produk olahan kopi (permen kopi dan kopi instan), permen jahe, minuman cokelat instan, perhiasan mutiara, mainan edukatif anak, mi instan, produk dekorasi rumah, produk herbal, rempah-rempah, produk kelapa, produk spa, pembiayaan ekspor dan fasilitasi perdagangan, jasa pendidikan, jasa konsultasi hukum, jasa konstruksi dan infrastruktur, minyak pelumas, dan furnitur.

Enggar juga akan menggelar pertemuan dengan beberapa menteri serta kamar dagang negara tersebut.

“Indonesia juga menjajaki kemungkinan dibentuknya Preferensial Trade Agreement (PTA) antara Indonesia-Aljazair,” ungkapnya.

Sementara, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda mengatakan seluruh delegasi bisnis akan dipertemukan dengan para pembeli (buyer) potensial dari Aljazair secara langsung, sehingga potensi terjadinya transaksi menjadi lebih besar.

“Misi dagang ini menjadi langkah awal bagi para pelaku usaha kedua negara untuk bertemu langsung, berinteraksi, dan membuka peluang kerja sama bisnis yang akhirnya akan mendorong ekspor ke Aljazair,” tukasnya.

Total perdagangan Indonesia dengan Aljazair pada 2017 mencapai USD519,77 juta. Nilai ini meningkat dibandingkan tahun 2016 yang mencatatkan total perdagangan sebesar USD 515,92 juta.

Sementara pada periode Januari-Agustus 2018 nilai perdagangan mencapai USD376,80 juta, meningkat dibandingkan periode yang sama 2017 yang sebesar USD 304,52 juta. Ekspor Indonesia ke Aljazair periode Januari-Agustus 2018 sebesar USD 142,06 juta, dengan nilai ekspor nonmigas mencapai USD 142,06 juta.

Produk ekspor terbesar Indonesia ke Aljazair di antaranya minyak kelapa sawit, minyak nabati, kopi, ikan, kayu papan, pendingin, dan benang. Sementara itu, nilai impor nonmigas adalah sebesar USD2,83 juta.

Beberapa produk impor Indonesia dari Aljazair terbesar yaitu minyak bumi, amonia, buah, papan kayu, kacang-kacangan, mesin cetak, suku cadang elektronik, dan mesin-mesin. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here