Menteri Kesehatan Gaungkan Bulan Eliminasi Kaki Gajah dari Papua Barat

466
Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), pada puncak peringatan Belkaga ke-4 di Alun-alun Kota Baru Aimas, Sorong, Papua barat, Senin pagi (15/10/2018).

Papua Barat, Muslim Obsession – Bulan Oktober diperingati sebagai bulan eliminasi penyakit kaki gajah (Belkaga).

Sepanjang bulan Oktober tersebut dilakukan pemberian obat pencegahan massal (POPM) kepada segenap penduduk kelompok usia 2 tahun sampai dengan 70 tahun yang berada di daerah endemis Filariasis atau penyakit kaki gajah.

Pada bulan tersebut, setiap orang di kelompok usia tersebut yang tinggal di wilayah endemis penyakit kaki gajah atau Filariasis diingatkan untuk meminum obat pencegah kaki gajah, yang terdiri dari kombinasi tablet Diethylcarbamazine (DEC) 100 mg dan Albendazole 400 mg.

Adapun dosisnya untuk usia 2-5 tahun adalah 1 tablet DEC dan 1 tablet Albendazole; usia 6-14 tahun mendapat 2 tablet DEC dan 1 tablet Albendazole; dan bagi yang berusia di atas 14 tahun mendapat 3 tablet DEC dan 1 tablet Albendazole.

Dengan meminum obat pencegah filariasis tersebut satu kali dalam setahun dan selama minimal lima tahun berturut-turut, diharapkan pengobatan tersebut dapat memutus rantai penularan penyakit kaki gajah sepenuhnya.

Selain membunuh cacing filaria, obat ini mampu membunuh cacing lainnya, sehingga dengan minum obat masyarakat akan mendapat manfaat ganda, karena selain mencegah filaria, juga mencegah kecacingan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah minum obat sesudah makan, dan dianjurkan di depan petugas kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here