Menpar: Tiket Mahal, Industri Pariwisata Terguncang

182
Menpar Arief Yahya (Foto: Edwin Budiarso)

Jakarta, Muslim Obsession – Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta agar maskapai penerbangan untuk menerapkan tarif dengan menyesuaikan kondisi pasar.

“Sudah cukup peringatan, bahkan saat ratas (rapat terbatas), presiden minta untuk harga tiket diturunkan, salah satunya adalah menurunkan avtur dan itu sudah dilalukan Pertamina,” katanya dalam acara MoU dengan tiket.com di Skye Bar Menara BCA, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Dia menyebut, dengan kenaikan tiket secara cepat dan terbilang besar khususnya untuk tiket penerbangan domestik, itu bisa membuat dunia industri pariwisata terguncang.

“Dalam pricing seharusnya ada elasticity tergantung kita, apa kita ingin buat industri ini guncang? Kalau kamu naikkan price 20 persen, demand jadi turun 20 persen,” tukasnya.

Dia pun menjelaskan salah satu dampak yang mungkin terasa dengan kenaikan harga tiket domestik adalah ditutupnya sejumlah rute penerbangan.

“Mengapa sekarang, mungkin puluhan rute ditutup. Airline rugi dan Angkasa Pura Jakarta Cengkareng, UMKM, okupansi hotel rugi,” tuturnya.

Arief pun menuturkan, jika memang pihak maskapai ingin menaikkan harga tiket pesawat, ada baiknya melakukannya secara bertahap agar tidak membuat masyarakat kaget.

“Saya setuju dengan Pak Menhub, boleh naik, tapi bertahap jadi ada elasticity itu ada new normal yang bisa di-accept orang. Kalau sekarang kan enggak bisa di-accept,” bebernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here