Menlu Azerbaijan Apresiasi Kinerja Dubes Husnan Bey Fananie

59
Dubes Republik Indonesia untuk Republik Azerbaijan Prof. Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA memberikan cindera mata kepada Menlu Azerbaijan Jeyhun Bayramov saat acara penghentian misi diplomatik sebagai duta besar pada Rabu (29/7/2020) di Baku, Azerbaijan.

Baku, Muslim Obsession – Menteri Luar Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov memberikan apresiasi tinggi atas upaya Husnan Bey Fananie selama menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Azerbaijan.

Husnan dinilai berhasil mengembangkan secara intensif hubungan antara kedua negara, baik dalam kerangka kerja bilateral maupun multilateral.

Lebih khusus, Bayramov menyoroti pengembangan kerja sama antara kedua negara dalam organisasi internasional, khususnya dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Gerakan Non-Blok.

“Kami juga mengapresiasi pihak Indonesia atas demonstrasi posisi tegas sehubungan dengan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Republik Azerbaijan,” ujar Bayramov ketika menerima Husnan dalam acara penghentian misi diplomatik sebagai duta besar pada Rabu (29/7/2020) di Baku, Azerbaijan.

Kepada Husnan, Bayramov menginformasikan kebijakan agresif Armenia yang mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan itu. Utamanya tentang provokasi militer yang telah direncanakan sebelumnya yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Armenia ke Distrik Tovuz di Azerbaijan-Perbatasan Armenia pada 12 Juli 2020.

Meski pada akhirnya Armenia tidak dapat mencapai tujuan apapun dengan provokasi tersebut. Bahkan sebaliknya, jelas Bayramov, Armenia dihadapkan dengan posisi tegas komunitas internasional.

Pada kesempatan itu, Husnan menyampaikan ucapan selamatnya kepada Jeyhun Bayramov yang baru saja diangkat menjadi Menteri Luar Negeri oleh Presiden Ilham Heydar Ogly Aliyev.

Di sisi lain, Husnan juga menyatakan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Azerbaijan khususnya keluarga para martir yang kehilangan nyawa sebagai akibat dari ketegangan antara dua negara.

Husnan menegaskan, Indonesia menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Republik Azerbaijan yang diakui dunia internasional.

“Indonesia dengan tegas menyatakan bahwa wilayah Nagorno Karabakh merupakan daerah teritorial Azerbaijan,” kata Husnan.

Sambil menyebutkan upaya yang diberikan selama masa jabatannya, khususnya mengenai pengembangan hubungan antara kedua negara, Husnan juga memberikan catatan penting tentang potensi pengembangan kerja sama di berbagai bidang.

“Saya berharap agar perusahaan minyak Pertamina memperpanjang kontrak dengan perusahaan minyak Socar di Azerbaijan,” ungkap Husnan.

Ia juga menekankan bahwa pertukaran kunjungan akan berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut hubungan antara kedua negara. Ia bahkan mengundang Presiden Ilham Heydar Ogly Aliyev untuk berkunjung ke Indonesia suatu saat.

“Saya juga ingin mengundang Presiden Azerbaijan Bapak Ilham Heydar Ogly Aliyev dapat berkunjung ke Indonesia setelah wabah Covid 19,” tuturnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here