Menlu AS Sarankan Donald Trump Mundur Jadi Presiden

386
Menlu AS John Kerry (Foto: AP)

AS, Muslim Obsession – Menteri Luar Negeri AS John Kerry berbicara secara terang-terangan bahwa dirinya ingin Donald Trump mundur jadi presiden AS.

Kerry merupakan kandidat Demokrat yang dikalahkan pada tahun 2004. Namun, pada urusan saat ini, Kerry menilai kebijakan Trump sangat memalukan. Salah satunya saat ia membangun tembok perbatasan.

“Saya sudah memberi tahu orang-orang bahwa saya belum melepasnya, tetapi saya tidak duduk-duduk aktif merencanakan kampanye 2020, atau melakukan sesuatu, tidak,” ungkap Kerry, kepada televisi CNBC di World Economic Forum di Davos.

“Ini sangat memalukan bagi negara kita. Trump bersalah atas “kebohongan”,” tuturnya, seperti dilansir Daily Sabah, Rabu (23/1/2019).

Saat ditanya pesan apa yang akan dia berikan kepada Trump seandainya orang nomor satu di AS itu tengah duduk di hadapannya.

Kerry hanya tertawa dan mengatakan, “Mundurlah!”

Kontroversi tembok perbatasan

Pada Selasa kemarin (22/1/2019) Presiden Amerika Donald Trump bertekad tidak akan mundur untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan selatan Amerika-Meksiko, meskipun hal itu menyebabkan penghentian sebagian operasi pemerintah, yang hingga Rabu (23/1/2019) memasuki hari ke-33.

Menurut Trump, tanpa tembok negara, AS tidak akan pernah memiliki perbatasan atau keamanan nasional.

“Dengan tembok yang kuat atau penghalang baja, angka kejahatan (dan Narkoa) akan secara substansial turun di seluruh Amerika. Demokrat tahu ini tetapi ingin bermain politik. Harus diselesaikan dengan tepat. Tidak Menyerah!” tulis Trump melalui Twitter.

Sejumlah anggota faksi Republik di Senat pun memulai upaya untuk memulai kembali operasi pemerintah federal secara penuh.

Mereka menyetujui anggaran pembangunan tembok di perbatasan dengan iming-iming perlindungan selama tiga tahun bagi ratusan ribu imigran yang dikenal sebagai “Dreamers” agar tidak dideportasi ke negara mereka. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here