Menkeu: Anggaran Internet Rp26 Triliun di Antaranya untuk Pesantren

133
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Edwin Budiarso)

Jakarta, Muslim Obsession
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyediakan anggaran sebesar Rp26 triliun untuk memperluas jangkauan jaringan internet ke seluruh daerah di Indonesia. Hal ini untuk mewujudkan ekonomi digital.

Menteri Keuangan Sri Mulyanu mengatakan anggaran jaringan internet ini untuk memanfaatkan transformasi digital yang sedang dilakukan

Sebagai informasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, pemerintah menyediakan belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp17 triliun untuk meningkatkan koneksi internet.

Selain itu, pemerintah memberikan transfer ke daerah untuk program tersebut sebesar Rp9 triliun.

“Ini merupakan satu bagian dari rencana lima tahun dalam rangka menjangkau seluruh daerah di Indonesia supaya bisa terkoneksi internet,” kata dia dalam video virtual, Senin (5/4/2021).

Hingga 2024, Sri Mulyani memperkirakan belanja perluasan akses internet ini membutuhkan Rp16 triliun hingga Rp17 triliun. Alokasi anggaran ini bertujuan untuk meningkatkan koneksi internet di 9.113 desa di daerah 3T yaitu tertinggal, terdepan dan terluar.

Adapun, pemerintah menargetkan 93.900 sekolah dan pesantren bisa masuk jaringan internet, 3.700 puskesmas yang belum terkoneksi internet bisa terkoneksi, serta 6.000 polsek dan koramil, dan 47.900 desa dan kecamatan agar terlayani internet.

“Itu inti dari transformasi berkeadilan, yaitu transformasi digital apabila belanja di bidang infrastruktur untuk konektivitas digital bisa dibangun. Itu butuh anggaran belanja sangat besar, baik belanja melalui K/L hingga transfer ke daerah,” tandasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here