Menjawab Salam Non Muslim, Bagaimana Hukumnya?

256
Buya Yahya.

Jakarta, Muslim Obsession – Indonesia adalah Negara dimana di dalamnya terdapat berbagai pemeluk Agama berkumpul. Meski penduduknya mayoritas adalah pemeluk Agama Islam.

Lantas apa hukum menjawab salam dari agama yang berbeda, dan apa makna dari ucapan “Masya Allah” ketika keluar dari mulut orang yang beda agama, dan apa hukumnya?

Mari kita simak penjelasan Buya Yahya terkait hal ini. Menurut pendiri Pondok Pesantren Al-Bahjah ini, salam adalah doa untuk keselamatan di dunia dan akhirat.

Menjawab salam kepada orang yang berbeda agama jika dimaksudkan kebaikan dan keselamatan dunia dan akhirat.

“Maka hal tersebut tidak diperkenankan, sebab yang harus kita panjatkan untuk mereka adalah doa agar diberi hidayah atau jika kita niatkan dalam jawab kita adalah kebaikan didunia serta hidayah maka hal tersebut diperbolehkan,” kata Buya Yahya, seperti dikutip dari buyayahya.org, Minggu (17/11/2019).

Buya juga menambahkan, adapun arti “Masya Allah” adalah apa-apa yang Allah kehendaki.
“Kalau kalimat ini diucapkan oleh orang yang bukan muslim, hukumnya boleh-boleh saja sebab maknanya tetap benar diucapkan oleh siapa saja,” pungkasnya. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here