Mengenal Ciri-Ciri Orang Baik, Anda Salah Satunya?

121
Ilustrasi: Orang baik.

Muslim Obsession – Sebuah artikel keren viral di banyak WhatsApp Group (WAG). Artikel mengenai cara mengenal aura jiwa manusia, mengetahui tanda bahwa Anda adalah orang yang baik.

Pertama, orang baik cenderung lebih banyak tersenyum. Percaya atau tidak, kebaikan seseorang bisa ditunjukkan dari cara dia tersenyum.

Mengapa? Karena semakin banyak orang tersenyum, maka hawa positif akan bertebaran di sekitarnya. Selain itu, dengan tersenyum, orang akan terkesan lebih ramah dan bisa dipercaya.

BACA JUGA: Gus Baha Jelaskan 5 Ciri Orang yang Selalu Dijaga Allah

Kedua, pikiran-pikiran negatif seperti iri hati dan dengki jarang menghinggapi orang baik. Orang baik akan selalu menanamkan pikiran positif dalam hidupnya. Bahkan saat dia mengalami masa-masa sulit sekalipun, sehingga ia akan menyebarkan suasana nyaman.

Ketiga, orang baik biasanya lebih sering menyapa duluan. Orang baik tidak akan keberatan untuk menyapa semua orang, bahkan terhadap orang yang berbuat jahat kepadanya sekalipun.

Orang baik selalu terhindar dari rasa menjadi orang penting, ingin dicari dan dibutuhkan. Dia biasanya tidak membutuhkan pengakuan orang atas kinerjanya selama ini.

BACA JUGA: Tiga Ciri Orang Hebat Menurut Imam Syafii

Keempat, orang baik tidak ingin menunjukkan bahwa dia baik. Tapi orang jahat akan selalu membangun citra baik untuk menutupi kekurangan dirinya.

Kelima, orang baik selalu pintar mengendalikan emosi. Mereka terlihat sangat sabar dan toleran, tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri.

Keenam, orang baik akan bercerita atau membagikan hal-hal yang bermanfaat dengan tujuan memberi tahu, bukan untuk menggiring opini publik bahwa hanya dirinyalah yang benar.

Ketujuh, orang baik selalu menghafal tiga kata sakti, yaitu maaf, tolong, dan terima kasih.

BACA JUGA: Perhatikan! Ini Ciri Orang Alim

Kedelapan, orang baik tidak akan keberatan untuk mengakui kelebihan orang lain. Apalagi jika dia merasa bersalah, mereka tidak akan segan-segan untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahan.

Berbeda dengan orang jahat yang memiliki gengsi tinggi dan menganggap dirinya selalu benar. Jangankan mengaku salah, menganggap orang lain berprestasi saja gengsi, ada saja alasan untuk mencari kesalahan serta untuk menjatuhkan orang lain.

Semoga kita bisa melatih diri menjadi orang sabar dalam menghadapi setiap kejahatan dan perilaku orang jahat. “Memang baik menjadi orang penting, tetapi jauh lebih penting menjadi orang baik”.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here