Mendagri: Secara Teori Baiknya Jenazah Corona Dibakar

209
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: Dokumen Kemendagri)

Jakarta, Muslim Obsession – Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Tito Karnavian menyebut secara teori jenazah pasien corona lebih baik dibakar, tidak dikubur. Sebab dengan cara itu, ia yakin virus corona tidak menyebar atau menular ke orang lain.

“Yang terbaik, mohon maaf saya Muslim ini, secara teori yang terbaik ya dibakar, karena virusnya akan mati juga,” ujar Tito sebagaimana dilansir dari tayangan webinar dari Puspen Kemendagri, Kamis (23/7/2020).

Namun, Tito mengatakan jika cara ini berpotensi menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Tito melanjutkan, jika merujuk kepada tata cara pemakaman keagamaan maka jenazah Covid-19 harus dibungkus rapat dan rapi.

Artinya cara itu tidak harus dipakai dalam protokol penguburuan jenazah. Ia menyebut cara itu hanya bertujuan mencegah virus corona jadi penyebab Covid-19 akan keluar. “Tidak boleh ada celah virusnya keluar, karena virusnya itu akan bertahan. Dan upayakan (jenazah) dimakamkan di kuburan yang tidak ada air mengalir, kering, yang panas,” kata Tito.

Diberitakan, penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam sehari pada Rabu (22/7/2020) menjadi yang tertinggi selama pandemi. Tercatat ada 139 pasien meninggal dunia dunia dalam 24 jam terakhir sejak Selasa (21/7/2020) hingga Rabu.

Penambahan tersebut membuat total jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 menjadi sebanyak 4.459 orang. Jumlah kematian dalam sehari ini tertinggi sejak kasus Covid-19 pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu.

Sebelumnya, penambahan tertinggi pasien meninggal dunia akibat Covid-19 tercatat pada Minggu (19/7/2020). Saat itu, ada 127 pasien yang meninggal dalam sehari setelah terpapar Covid-19. Dengan demikian, total pasien meninggal setelah dinyatakan terjangkit virus corona ada 4.459 orang. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here