Mendag Minta Maaf Soal Promosi Bipang oleh Jokowi

367

Jakarta, Muslim Obsession – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan konteks pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam video Hari Bangga Buatan Indonesia yang ikut mempromosikan Bipang Ambawang.

Pernyataan itu, kata dia, sebenarnya ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri atas beragam suku, dan memiliki kekayaan produk kuliner Nusantara, dimana Bipang salah satunya.

“Berkaitan dengan pernyataan mengenai Bipang Ambawang, kita harus melihat dalam konteks secara keseluruhan. Pernyataan Bapak Presiden ada dalam video yang mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal,” ujar Lutfi melalui keterangan video yang diunggah di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Ia menjelaskan pernyataan Presiden itu disampaikan dalam rangka peringatan Hari Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan. Pernyataan Presiden Jokowi juga turut ditujukan untuk mempromosikan kuliner Nusantara.

“Jadi sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang memang sangat beragam, tentu kuliner tersebut dikonsumsi dan disukai oleh masyarakat yang beragam pula,” ujar Lutfi.

Luthfi menjelaskan terdapat beragam produk kuliner yang disukai oleh berbagai kelompok masyarakat. Dia mengajak masyarakat untuk turut mempromosikan kuliner Nusantara.

“Tentu kuliner tersebut dikonsumsi, disukai dan dicintai oleh berbagai kelompok masyarakat yang juga beragam. Mari kita bangga dan promosikan kuliner Nusantara yang beragam, sehingga bisa menggerakkan ekonomi terutama UMKM,” tuturnya.

Namun Kemendag, kata Luthfi, selaku penanggungjawab acara Hari Bangga Buatan Indonesia meminta maaf jika pernyataan Presiden menyebabkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kami memastikan tidak ada maksud apapun dari pernyataan Bapak Presiden, kami meminta maaf sebesar-besarnya jika terjadi kesalahpahaman karena niat kami hanya ingin kita semua bangga dengan produk dalam negeri termasuk kuliner khas daerah, serta menghargai keberagaman bangsa kita,” ujar Mendag.

Lalu, apa sih sebenarnya Bipang Ambawang?

Menilik akun IG @bipangambawang, Bipang Ambawang adalah merek dagang bagi kuliner khas Ambawang, salah satu kecamatan di Kalimantan Barat. Bipang sendiri merupakan singkatan dari Babi Panggang.

Bipang sendiri menjadi daya tarik pengunjung dan pelancong dari berbagai daerah yang ingin mencicipi daging babi panggang khas Ambawang.

Mengetahui Bipang Ambawang, tentu saja babi panggang menjadi kuliner yang haram dikonsumsi umat Islam. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here