Menag Yaqut Pastikan Kerja Sama Indonesia–UEA Terus Berlanjut

100
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: kemenag)

Muslim Obsession – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memastikan kerja sama bidang keagamaan antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA) terus berlanjut.

Kepastian ini disampaikan Menag Yaqut dalam Konsultasi Bilateral Kerja Sama Republik Indonesia-Uni Emirat Arab secara virtual dengan Ketua Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf UEA Mohmmed Matar Al-Kaabi.

Ini menjadi pertemuan pertama Menag Yaqut dengan pihak otoritas UEA paska penunjukkannya sebagai Menteri Agama oleh Presiden Joko Widodo, Desember 2020.

“Saya Menteri Agama Republik Indonesia, yang diberikan tugas Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh Menteri sebelumnya Bapak Fachrul Razi, terutama terkait dengan kerja sama dengan Uni Emirat Arab,” ujar Menag Yaqut, Selasa (9/2/2021).

“Saya tahu banyak sekali kerja sama yang telah dilakukan antara Indonesia dengan UEA, terutama yang terkait dengan MOU antara Kementerian Agama dengan Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf UEA yang telah ditandatangani di Abu Dhabi, 12 Januari 2020,” sambung Menag.

Seperti diketahui, dalam kunjungan resmi ke Abu Dhabi pada awal 2020 tersebut, Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Syekh Mohamed bin Zayed telah menghadiri penandatanganan 16 kesepakatan dan nota kesepahaman antara Indonesia dan UEA.

Kesepakatan tersebut melingkupi keja sama di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, energi, pelabuhan, lingkungan, dan wakaf serta urusan Islam.

Baca Juga: UEA Tangguhkan Visa 12 Negara Muslim, Indonesia Termasuk?

Beberapa program kerja sama bidang keagamaan yang telah disepakati antara Indonesia dengan UEA antara lain pengiriman imam masjid, pembinaan dai, serta pendirian masjid di Surakarta, Jawa Tengah.

“Terkait dengan pembangunan masjid di Surakarta, peletakan batu pertamanya akan dilakukan pada bulan Maret 2021. Kami berharap Yang Mulia Ketua Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf dapat turut hadir bersama di sini,” harap Menag.

Hadir mendampingi Menag, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran Kemenag Muchlis Hanafi, pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Bimas Islam, serta Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad. Pertemuan yang berlangsung selama 45 menit ini juga turut dihadiri  Duta Besar Indonesia untuk UEA Husin Bagis, dan  Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here