Menag Minta PTKIN ‘Turun Gunung’

488
Menag Lukman Hakim Saifuddin saat Meresmikan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Gedung Fakultas Psikologi, serta sembilan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA yang dipusatkan di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Rabu (28/2/2018) (Photo: Kemenag)

Banda Aceh, Muslim Obsession – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk ‘turun gunung’ agar lebih kontributif dalam penyelesaian persoalan umat.

Menurutnya, PTKIN tidak boleh hanya duduk di menara gading. PTKIN dituntut memberikan dampak positif bagi lingkungannya, sebagaimana dilansir laman resmi Kemenag, Kamis (1/3/2018).

“Ini adalah bentuk dari pengabdian kepada masyarakat,” kata Menag saat Meresmikan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Gedung Fakultas Psikologi, serta sembilan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA yang dipusatkan di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Rabu (28/2/2018).

Hadir dalam kesempatan ini, Rektor UIN Ar-Raniry Farid Wadjdi, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim, Kakanwil Kemenag Aceh Daud Pakeh, serta seluruh civitas akademika UIN Ar-Raniry.

Menag berharap PTKIN dikembangkan menjadi sentrum kajian yang relevan dengan dinamika problem keumatan. Dengan demikian, PTKIN dapat melahirkan karya-karya akademik kontekstual, termasuk menjadi lokus bagi siapa saja yang ingin studi lebih mendalam.

Seturut dengan harapan Menag, Rektor UIN Ar-Raniry Farid mengatakan, masyarakat Aceh telah merasakan kehadiran kampus UIN. Menurutnya, UIN Ar-Raniry Aceh ikut terlibat dalam penyusunan ‘qanun syariah’ yang saat ini diberlakukan di Aceh.

“Berkaitan dengan syariat Islam di Aceh, kiprah UIN Ar-Raniry sangat dirasakan oleh masyarakat Aceh,” ungkap Farid.

UIN Ar-Raniry terus berkembang. Saat ini, UIN yang terletak di wilayah paling barat Indonesia ini menjadi kampus pilihan bagi banyak mahasiswa asing. Farid mengatakan kalau UIN Ar-Raniry baru saja mewisuda 67 mahasiswa asing  dari berbagai negara, antara lain, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here