Memang Ribet! Tapi Anak-Anak Harus Makan Ikan Agar Sehat dan Cerdas

85

Muslim Obsession – Memberi anak-anak makan ikan, bagi sebagian orangtua merupakan tantangan apalagi jika dirinya sendiri tidak suka ikan.

Memang ribet, mulai dari membersihkannya yang memakan waktu cukup lama, mengolahnya, serta harus ekstra hati-hati saat menyuapi si kecil agar tidak tersedak duri.

Meski demikian, kita harus tahu bahwa sumber omega-3 terbaik ada pada berbagai jenis ikan, seperti ikan tuna, salmon, nila, dori, kembung, lele, patin, cakalang, mujair, bandeng, gurami dan lain-lain. Tak hanya ikan atau minyak ikan, omega-3 juga terdapat pada telur, kacang kedelai, dan biji-bijian.

Omega-3 bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko, menjaga kesehatan dan fungsi otak, memelihara kesehatan mata, menjaga kesehatan mental, memperkuat tulang dan sendi, mendukung tumbuh kembang janin, dan memperkuat daya tahan tubuh.

Dilansir Healthline, ikan ini sangat penting untuk anak-anak, karena memainkan peran kunci dalam pertumbuhan dan perkembangan dan banyak manfaat kesehatan.

Apa itu omega-3?

Omega-3 adalah asam lemak yang merupakan bagian integral dari banyak aspek kesehatan, termasuk perkembangan janin, fungsi otak, kesehatan jantung, dan kekebalan.

Tiga jenis utama adalah asam alfa-linolenat (ALA), asam eicosapentaenoic (EPA), dan asam docosahexaenoic (DHA).

ALA hadir dalam berbagai makanan nabati, termasuk minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran tertentu. Namun, itu tidak aktif di tubuh Anda, dan tubuh Anda hanya mengubahnya menjadi bentuk aktif, seperti DHA dan EPA, dalam jumlah yang sangat kecil.

Sementara itu, EPA dan DHA terjadi secara alami pada ikan berlemak, seperti salmon , mackerel, dan tuna.

Sementara banyak jenis suplemen omega-3 ada, beberapa yang paling umum adalah minyak ikan, minyak krill, dan minyak alga.

Lemak omega-3 adalah asam lemak esensial yang memainkan peran sentral dalam beberapa aspek kesehatan Anda. ALA, EPA, dan DHA adalah tiga jenis utama yang tersedia dalam makanan dan suplemen.

Manfaat Omega-3 untuk anak-anak

Banyak penelitian menunjukkan bahwa suplemen omega-3 menawarkan beberapa manfaat untuk anak-anak.

Dapat memperbaiki gejala ADHD

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah kondisi umum yang terkait dengan gejala seperti hiperaktif, impulsif, dan kesulitan fokus.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen omega-3 dapat membantu mengurangi gejala ADHD pada anak-anak.

Sebuah dari 16 penelitian mengungkapkan bahwa asam lemak omega-3 meningkatkan memori , Perhatian, pembelajaran, impulsif, dan hiperaktif, yang semuanya sering dipengaruhi oleh ADHD.

Sebuah studi 16 minggu pada 79 anak laki-laki menunjukkan bahwa mengonsumsi 1.300 mg omega-3 setiap hari meningkatkan perhatian pada mereka dengan dan tanpa ADHD.

Apa lagi, modifikasi besar dari 52 penelitian menyimpulkan bahwa diet dan suplemen minyak ikan adalah dua teknik yang paling efektif untuk mengurangi gejala ADHD pada anak.

Dapat mengurangi asma

Asma adalah kondisi kronis yang mempengaruhi anak-anak dan orang dewasa, menyebabkan gejala seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, dan batuk.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa suplemen asam lemak omega-3 membantu meringankan gejala ini.

Misalnya, penelitian 10 bulan pada 29 anak mencatat bahwa mengonsumsi kapsul minyak ikan yang mengandung 120 mg kombinasi DHA dan EPA setiap hari membantu mengurangi gejala asma.

Studi lain pada 135 anak-anak dikaitkan dengan asupan asam lemak omega-3 yang lebih tinggi dengan pengurangan gejala asma yang disebabkan oleh polusi udara dalam ruangan.

Studi lain mengungkapkan kemungkinan hubungan antara asam lemak omega-3 dan risiko asma yang lebih rendah pada anak-anak.

Membuat tidur yang lebih baik

Gangguan tidur mempengaruhi hampir 4% anak di bawah usia 18 tahun. Satu studi pada 395 anak dikaitkan dengan kadar asam lemak omega-3 dalam darah yang lebih rendah dengan risiko masalah tidur yang lebih tinggi. Juga bahwa suplementasi dengan 600 mg DHA selama 16 minggu mengurangi gangguan tidur dan menyebabkan hampir 1 jam lebih banyak tidur per malam.

Penelitian lain menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak asam lemak omega-3 selama kehamilan dapat memperbaiki pola tidur pada bayi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here