Mbah Sadiman, Penanam Belasan Ribu Pohon di Wonogiri Dapat Penghargaan

491
Mbah Sadiman (Foto: Anadolu)

Wonogiri, Muslim Obsession – Sadiman, seorang warga Desa Geneng, Wonogiri, Jawa Tengah berusia 68 tahun telah menanam dan merawat puluhan ribu pohon yang berfungsi sebagai pengikat air penghidupan bagi warga desa tersebut dan sekitarnya.

Mbah Sadiman, begitu dia biasa disapa, menanami berbagai tanaman, khususnya beringin sehingga Desa Geneng tetap berlimpah air meski saat musim kemarau.

Setidaknya dia telah menanami 11 ribu tanaman di lahan seluas 250 hektare di Bukit Gendol dan Bukit Ampyang di lereng Gunung Lawu selama 23 tahun.

Sadiman mengabdikan diri sejak 1996 sebagai pekerja senyap dalam memulihkan ekosistem di lereng Gunung Lawu. Dia melakukan semuanya sendiri tanpa bayaran dan tidak mengharapkan imbalan.

Upaya ini bermula dari keresahannya akibat penebangan dan penjarahan hutan oleh warga yang menyebabkan kerusakan lingkungan hingga berimbas pada kehidupan warga sendiri.

Desa Geneng dulunya pernah dilanda kebakaran hebat, kekeringan saat musim kemarau, hingga banjir saat musim hujan.

Selain itu, petani tidak mendapat cukup air untuk tanaman dan warga juga kesulitan mengakses air.

Upaya Sadiman kini berbuah manis. Beringin yang dia tanami menjadikan Desa Geneng berlimpah air meski saat musim kemarau. Beringin telah berfungsi sebagai pencegah erosi dan memunculkan mata air di bawahnya.

Desa Geneng kini merasakan jerih payah dari Mbah Sadiman, dimana lebih dari 340 keluarga mendapat aliran air gratis dan mandiri.

“Dulu saya dianggap gila. Ketika (masyarakat) yang lain menanam tanaman pangan, saya malah menanam pohon beringin. Tapi sekarang apa yang saya tanam itu bisa menghasilkan air untuk warga dan udara menjadi sejuk,” tutur Sadiman melalui siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dikutip Selasa (27/8/2019).

BNPB memberi penghargaan “Apresiasi Dukungan Insan Inspiratif” kepada Mbah Sadiman pada Ahad, 25 Agustus 2019 di Desa Geneng.

“Apa yang telah dilakukan oleh Mbah Sadiman kiranya bisa menjadi contoh bagi kita semua dan bisa mengikut jejak langkah beliau dalam pelestarian lingkungan,” ujar Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan.

Kepala BNPB Doni Monardo sebelumnya mengatakan bahwa kita membutuhkan ribuan orang seperti Mbah Sadiman, yang di usia senjanya masih berdedikasi menanami pohon.

“Bahkan alasan kenapa beringin yang ia tanam, antara lain selain kuat, penyuplai air dan udara, beringin juga dipercaya ada ‘penunggunya’, jadi warga tidak berani tebang. Ini unik dan menarik,” ujar Doni di Jakarta.

Selain itu, Sadiman juga menerima penghargaan dan dana Rp100 juta dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) atas upaya dan kepeduliannya yang tinggi terhadap lingkungan dan kemanusiaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here