Masya Allah! Ternyata, Masjid dengan Kubah Terbesar di Dunia Ini Ada di Indonesia

454
Masjid Al-A'zhom di Tangerang.

Muslim Obsession – Menjadi tempat ibadah bagi umat muslim, masjid sering kali dibangun dengan visual yang begitu menawan.

Gaya arsitektur menarik, dihiasi kaligrafi nan indah, masjid menjadi bangunan kebanggaan masyarakat, terutama penganut agama Islam.

Salah satu bagian yang kerap menjadi ikon sebuah masjid adalah kubah. Jika Depok memiliki Dian Al-Mahri atau yang lebih dikenal dengan Kubah Mas, Tangerang ternyata memiliki masjid dengan kubah terbesar di dunia.

Baca juga: 

Kompak! Masjid Istiqlal dan Sunda Kelapa Tak Laksanakan Shalat Jumat

Intip Keunikan Masjid Berjalan di Jepang

Akhirnya Masjid Pertama Slovenia Dibuka Setelah 50 Tahun

Berikut beberapa fakta tentang Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang, Banten.

  • Peletakan batu pertama dilakukan pada 7 Juli 1997 oleh walikota Tangerang saat itu, yaitu H. Djakaria dan selesai dibangun pada 28 Februari 2003.
  • Masjid Raya Al-A’zhom memiliki lima kubah yang menggambarkan lima rukun Islam dan kewajiban umat muslim untuk shalat lima waktu.
  • Digadang-gadang sebagai kubah terbesar di dunia, kubah masjid yang didominasi warna biru kehijauan ini memiliki diameter 63 meter.
  • Keunikan lain, yakni lima kubah yang bertumpuk tersebut dibangun tanpa tiang penyangga.
  • Di bagian dalam kubah dihiasi kaligrafi indah dari ayat-ayat suci Al-Quran berwarna keemasan. Di kubah barat bertuliskan Surat An Nur ayat 35, Al Baqarah ayat 255, dan Al Baqarah ayat 284-285. Kubah selatan bertuliskan Surat At Taubah ayat 105, An Nahl ayat 97, Ali Imron ayat 112, An Nisa ayat 32, dan Al An’am ayat 132-133. Kubah timur bertuliskan Surat Al Bayinah ayat 5, Ar Rum ayat 30-33, dan kubah utara yang bertuliskan Surat Al Anbiya ayat 107, Al Fath ayat 29, maupun Lukman ayat 17-18.
  • Ayat-ayat di bagian kubah tersebut disusun dalam tiga baris, sementara baris keempat di setiap kubah dihiasi kaligrafi Asma’ul Husna.Di bagian luar, terdapat empat menara setinggai 55 meter yang menggambarkan empat ajaran Islam, yakni akidah, akhlak, syariah, dan ibadah.
  • Menjadi kebanggaan warga kota Tangerang yang juga dikenal sebutan kota Benteng, arsitek Masjid Raya Al-A’zhom membuat kantilever di bagian atas kubah. Berbentuk benteng dengan banyak jendela, kantilever dibangun di tengah menggambarkan tempat meriam dalam sebuah benteng.
  • Di lantai dua masjid terdapat Galeri Islam yang bisa dikunjungi sebagai tempat belajar maupun wisata religi. Galeri ini mengusung dua konsep berbeda, yakni Tauhid dan kisah para nabi.
  • Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 2,25 hektar, lahan parkir 14000 meter, dan dapat menampung 15.000 orang.
  • Dengan bangunan seluas 5775 m² Masjid Raya Al-A’zhom menjadi masjid terbesar di Tangerang.
  • Tinggi kubah-kubah raksasanya mencapai 27 meter.
  • Didesain H. Slamet Wirasonjaya, salah satu guru besar jurusan arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB).
  • Masjid ini mengusung arsitektur khas Timur Tengah dengan beberapa sentuhan khas Banten.
  • Pada bulan Ramadhan, bagian halaman masjid ini sering digunakan untuk pasar dadakan atau yang biasa disebut Festival Ramadhan.

(Indah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here