Massa Aksi Tuntut GP Anshor Minta Maaf kepada Umat Islam

361
Aksi Bela Tauhid (Foto: Istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Massa aksi bela tauhid mulai berdatangan ke Masjid Istiqlal, Jumat (26/10/2018). Mereka terlihat datang dengan membawa atribut yang bertuliskan kalimat-kalimat tauhid, baik di kaos, topi, bendera, maupun pengikat kepala.

Tidak hanya kaum pria, perempuan pun terlihat ikut menyuarakan aksi protesnya terhadap pembakaran bendera yang diduga bertuliskan kalimat-kalimat tauhid itu. Peserta aksi bela tauhid diketahui tidak hanya datang dari Jabodetabek, tetapi ada juga dari area yang jauh.

Salah satunya Widodo, ia datang jauh-jauh dari Cilacap. Alasan ia bersedia mengikuti aksi itu karena ia ingin menuntut Ketua GP Anshor Yaqut Cholil Qaumas meminta maaf kepada umat Islam.

“Kami ingin ibaratnya minta maaf, malah seolah (sekarang) dia keras kepala. Setahu saya di televisi, Ketua GP Ansor belum minta maaf dan dia malah yakin itu bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). Padahal jelas dalam video itu kan tauhid,” kata Widodo di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Senada dengan Widodo, Muslim yang datang dari Tangerang mengaku mengikuti aksi ini karena tidak terima dengan pembakaran bendera tersebut. Ia menilai hal tersebut adalah penghinaan bagi umat Islam dan meminta kepolisian untuk segera mengadili para pelaku.

“Harapannya biar diadili. Ibaratnya, dia udah melecehkan tauhid. Itu kan bukan milik organisasi, tapi punya umat Islam,” ujar Muslim.

Sebagai informasi, aksi ini digagas oleh sejumlah massa yang menamakan dirinya sebagai Barisan Nusantara Pembela Tauhid (BNPT). Ribuan massa telah hadir dan bersatu dalam acara yang diberi nama “Aksi Bela Tauhid” ini.

Massa akan bergerak untuk menuju titik kumpul di patung kuda silang monas, Jakarta Pusat dan melanjutkan aksinya untuk menuju ke Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Ham (Kemenkopolhukam). (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here