Maskapai Rusia Siapkan Kursi Khusus Penumpang yang ‘Nakal’ Tak Pakai Masker

197

Moskow, Muslim Obsession – Maskapai penerbangan Rusia Aeroflot mengumumkan akan menunjuk kursi khusus di dalam pesawatnya untuk penumpang yang menolak memakai masker.

“Sangat penting bagi kami untuk memastikan keselamatan semua penumpang,” kata Yulia Spivakova, juru bicara maskapai, dalam sebuah pernyataan, dilansir Saudi Gazette, Jumat (18/12/2020).

Aeroflot yang merupakan maskapai penerbangan dan maskapai nasional terbesar di Rusia, memiliki kebijakan bahwa para pelancong harus mengenakan masker saat naik dan di pesawat, kecuali mereka makan, minum, atau mengganti masker.

Namun, nampaknya beberapa penumpang tidak mematuhi pedoman tersebut. Dan karena sebuah pesawat tidak bisa berhenti begitu saja di udara dan menendang keluar penumpang yang melanggar, Aeroflot telah menetapkan kursi tertentu di setiap penerbangan untuk pelancong yang tidak bisa atau tidak akan mengikuti kebijakan masker.

“(Ini) tidak mengecualikan penerapan tindakan pertanggungjawaban lain atas pelanggaran aturan penggunaan alat pelindung diri di atas kapal,” tambah Spivakova.

Kebijakan pemakaian masker di pesawat berbeda-beda di seluruh dunia dan operator individu sering kali membuat aturan sendiri. Sebagian besar beban penegakan kebijakan ini dibebankan kepada pramugari.

Rusia bukan satu-satunya negara di mana peraturan masker di dalam pesawat menjadi masalah. Di Amerika Serikat, beberapa insiden terkenal telah terjadi pada penerbangan di mana penumpangnya menolak untuk memakai masker.

Pada Juli 2020, sebuah penerbangan Southwest Airlines kembali ke gerbang di Bandara Internasional Denver ketika terjadi perkelahian antara beberapa penumpang, salah satunya mengklaim bahwa “hak Konstitusional” mereka untuk tidak mengenakannya.

Pada Agustus tahun ini, Delta Air Lines mengumumkan bahwa mereka telah memberlakukan larangan hampir 250 seumur hidup bagi para pelancong yang menolak untuk menutupi hidung dan mulut mereka.

Bulan berikutnya, dua penumpang di dua penerbangan domestik berbeda di Jepang dikeluarkan dari pesawat sebelum lepas landas, keduanya karena tidak memakai masker.

Aeroflot belum mengumumkan apakah akan menerapkan larangan jangka panjang atau hukuman lain bagi penumpang yang menolak untuk tetap menggunakan masker selama penerbangan.

Tetapi mengisolasi mereka ke bagian tertentu dari pesawat dapat mengurangi kemungkinan bahwa seorang pelancong yang tidak memakai masker dapat menularkan virus corona ke salah satu teman duduk mereka.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here