Masjid Sederhana Jadi Pusat Perjuangan Dai Parmusi di Papua

90
Bangunan masjid sederhana dibangun para Dai Parmusi di Jayawijaya sebagai pusat kegiatan dakwah.

Jayawijaya, Muslim Obsession – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menaruh perhatian besar terhadap perkembangan Islam di Papua. Sejumlah program aksi dilaksanakan untuk mensyiarkan dakwah ilallah dan membentengi akidah umat.

Di Kabupaten Jayawijaya, misalnya, para Dai Parmusi sangat bersemangat merealisasikan dakwah ilallah yang menjadi program bersama Parmusi di seluruh Tanah Air. Untuk memaksimalkan program tersebut, saat ini berdiri sebuah masjid sederhana.

“Segala puji dan puja hanya milik-Mu yaa Rabb. Dalam mensyiarkan Kalimat Tauhid di Tanah Papua lebih khusus di kabupaten Jayawijaya, Alhamdulillah masjid yang menjadi bangunan tempat ibadah yang setahun lalu dibangun sudah ada tambahan fasilitas,” ujar Ustadz Hamka Yeli Pali, Ketua PW Parmusi Papua, Sabtu (31/10/2020).

Ustadz Hamka menjelaskan, setahun lalu ia mendirikan sebuah bangunan berukuran 10 x 12 meter yang dibagi dua menjadi tempat tinggal dan masjid untuk tempat ibadah. Di masjid yang dibangun secara sederhana inilah program dakwah ilallah Parmusi di Papua dijalankan.

“Atas bantuan donatur, bangunan tersebut sudah semakin baik untuk digunakan. Luas bangunan ditambah menjadi 12 x 13 meter dan diberikan tambahan fasilitas seperti kamar mandi dan tempat wudhu yang saya beri cat hijau merah,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, Dai Parmusi sedang membangun tempat tinggal bagi ibu-ibu janda di halaman masjid. Ini dilakukan Ustadz Hamka agar ia bisa setiap saat memberikan pembelaan dan pembinaan akidah.

“Karena umat binaan saya ini banyak ibu-ibu yang janda, maka saya sediakan tempat tinggal mereka di halaman tempat ibadah agar mereka tidak terpengaruh keimanannya,” jelas Hamka.

Secara pribadi Hamka merasa sangat bersyukur dapat berdakwah bersama Parmusi. Apalagi jika mengingat masalah yang pernah ia dan kawan-kawan Dai Parmusi hadapi tahun-tahun sebelumnya.

“Ucapan trima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Ketum Parmusi dan kawan-kawan seperjuangan di Parmusi se-Tanah Air. Atas dukungan moril, materil dan doa sehingga dengan berbagai macam cobaan namun Hamka dan kawan-kawan tidak pernah putus semangat,” tegasnya.

Baca selanjutnya: Terlahir Kristiani, Rumah pun Nyaris Dibakar…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here