Masjid-Masjid Kuno di Afrika Dapat Status Warisan Dunia dari Unesco

70

Jakarta, Muslim Obsesssion – Penyebaran Islam di Afrika ditandai dengan banyaknya situs peninggalan Islam di benua tersebut. Seperti halnya masjid-masjid Kuno sebagai sarana tempat ibadah.

Tercatat, sebanyak delapan masjid di Pantai Gading, Afrika yang gaya bangunannya diyakini berasal dari Kekaisaran Mali tujuh abad yang lalu, telah mendapatkan status Warisan Dunia dari Unesco.

Bangunan-bangunan tersebut adalah “saksi yang sangat penting bagi perdagangan trans-Sahara” yang memfasilitasi penyebaran agama Islam dan budaya Islam, kata lembaga PBB urusan kebudayaan itu.

Bentuk masjid-masjid tersebut merupakan perpaduan dari gaya arsitektur Islam dan arsitektur lokal.

Masjid-masjid yang terletak kota TengrÃola, Kouto, Sorobango, Samatiguila, M`Benguao Kong, dan Kaouara adalah yang terlestarikan dengan paling baik di antara 20 masjid besar yang tersisa di Pantai Gading, tempat ratusan masjid pernah berdiri pada awal abad ke-20, menurut Unesco.

Menurut Unesco, mereka menampilkan interpretasi gaya arsitektur yang berasal dari abad ke-14 di Kota Djennao bagian dari Kekaisaran Mali. Gaya itu menyebar ke Sudan pada abad ke-16 dan berkembang untuk menyesuaikan dengan iklim yang lebih basah.

Masjid-masjid di Pantai Gading memiliki gaya arsitektur khas Sudan, diduga dikembangkan antara abad ke-17 dan abad ke-19 ketika pedagang dan cendekiawan Muslim datang dari Kekaisaran Mali di selatan, memperpanjang rute perdagangan trans-Sahara.

Sumber:

https://www.bbc.com/indonesia/majalah-57993855?xtor=AL-73-%5Bpartner%5D-%5Bviva.co.id%5D-%5Bheadline%5D-%5Bindonesian%5D-%5Bbizdev%5D-%5Bisapi%5D

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here