Masjid Granada Jadi Tuan Rumah Jamuan Iftar Ramadhan

493
Masjid Granada Spanyol (Foto: theibrahimsfamily)

Spanyol, Muslim Obsession – Masjid Agung Granada di Spanyol menjadi tempat makan malam sambil berbuka puasa selama Ramadhan. Acara ini terbuka untuk umum dan para pengunjung yangd atang akan dijamu dengan menu kurma dan sup Harira Maroko.

“Kami menyiapkan menu buka puasa dengan susu dan kurma, sementara sup Harira disajikan setelah sholat Tarawih,” kata Sekretaris Jenderal Masjid, Zacarias Lopez Rejon, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa, (29/5/2018).

Selain itu,  Rejon juga mengatakan masjid dibangun pada tahun 1988 oleh komunitas Muslim di Granada ketika ayahnya masuk Islam.

“Kami mengalami kesulitan dalam pembangunan masjid. Prosesnya memakan waktu lama karena alasan keuangan dan politik. Akhirnya, masjid diresmikan untuk ibadah pada tahun 2003, ”kata Rejon.

Dibalut dengan pemandangan yang indah, masjid ini menghadap ke kompleks Alhambra bersejarah yang dibangun pada abad ke-13 oleh Emirat Muslim di Granada. Semenanjung Iberia, di mana Spanyol terletak adalah negara Muslim selama sembilan abad antara abad ke-8 dan ke-17.

Menurut studi historis, mayoritas populasi Muslim Iberia terbentuk dari penduduk asli Iberia di samping minoritas Muslim Amazigh, Arab, dan Goth.

Praktik pribumi Islam di Spanyol telah memudar ke dalam ketidakjelasan hanya pada abad ke-19. Namun demikian, sepanjang sejarah modern, selalu ada kehadiran konstan warga Muslim di Spanyol, banyak di antaranya adalah mantan budak yang dikenal sebagai ‘moros cortados’ yang dibebaskan pada awal abad ke-18.

Kedekatan geografis Spanyol ke Afrika Utara dan kehadiran kolonialnya di tanah Amazigh dengan menduduki Kepulauan Canary Maroko di Samudera Atlantik, membuat kehadiran warga Muslim meningkat terus menerus di Spanyol sampai pada era sekarang.

Pada 2016, Spanyol memiliki 1.919.141 Muslim dari total populasi 46.438.422, atau sedikit di atas 4%, dari total penduduk. Komunitas Muslim ini mencakup 804.017 warga Spanyol yang membentuk 42% dari total penduduk Muslim. Sekitar 277.409 di antaranya adalah warga Maroko yang dinaturalisasi, 430.990 keturunan warga yang dinaturalisasi, 64.334 Ceuta dan Muslim Maroko Melilla, dan 23.624 orang Spanyol yang menjadi mualaf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here