Masjid Amirul Mukminin yang Terapung di Bibir Pantai Losari

3456
Masjid-Terapung-Makassar
Masjid Amirul Mukminin jadi tujuan wisata pengunjung Kota Makassar. (Foto: dolandolen)

Muslim Obsession – Jika Kota Jeddah di Arab Saudi memiliki Masjid Ar-Rahman yang dikenal sebagai masjid terapung, Indonesia pun memiliki masjid serupa. Masjid terapung yang indah dan tidak kalah menarik itu tepatnya berada di Kota Makassar, bernama Masjid Amirul Mukminin.

Masjid yang berada tepat di timur laut Pantai Losari, Makassar, ini diklaim sebagai masjid terapung pertama di Indonesia. Dikenal sebagai masjid terapung karena lokasinya yang unik. Dibangun di atas air laut, Masjid Amirul Mukminin ini akan tampak seolah-olah terapung di permukaan air pada saat air pasang.

Pembangunan Masjid Amirul Mukminin merupakan gagasan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin untuk memperkaya khasanah landmark Kota Makassar juga sebagai wisata religius. Dibangun mulai 8 Mei 2009, masjid ini kemudian diresmikan pada 21 Desember 2012 oleh M. Jusuf Kalla.

Mulanya pada tahap rancangan, masjid ini dinamai Masjid 99 Al-Makazzary. Angka 99 melambangkan Asmaul Husna, sementara Al-Makazzary merujuk pada sebutan salah seorang imam besar Masjidil Haram, Syekh Yusuf Al-Makassary. Namun, nama Masjid Amirul Mukminin lah yang kemudian disandangkan kepada masjid ini, meskipun masyarakat lebih mengenalnya dengan sebuatan masjid terapung.

Masjid dengan arsitektur yang memadukan konsep modern kontemporer dan islami terlihat indah berdiri di atas permukaan laut. Masjid yang kini menjadi ikon Kota Makassar ini terdiri dari tiga lantai, selain berfungsi sebagai sarana ibadah, juga menjadi tempat wisata.

Terdapat dua buah kubah berdiameter 9 yang bercorak mozaik gradasi biru dan putih mengkilat yang menjadikan masjid ini terlihat kian indah. Juga terlihat kokoh dengan pondasi 164 tiang pancang di bawahnya. Masjid yang memiliki luas 1.683 m2 ini mampu menampung sekitar 400 jamaah.

Suasana di dalam masjid dibuat nyaman untuk para pengunjung yang ingin melaksanakan shalat. Masjid didesain dengan sedikit terbuka di bagian atas dekat kubah, sehingga angin laut bisa masuk dengan bebas.

Di sisi kiri dan kanan masjid terdapat tangga menuju teras lantai atas masjid yang biasanya dijadikan tempat bersantai pengunjung seusai shalat maupun wisatawan yang sekadar berkunjung.

Kita juga bisa menikmati keindahan pesisir Makassar dari Masjid Amirul Mukminin. Saat sore hari, menjelang waktu Maghrib, masjid ini selalu ramai oleh warga yang menunggu matahari terbenam (sunset) di bagian teras masjid yang langsung menghadap hamparan air laut.

Tidak hanya itu, banyak spot-spot yang menjadi daya tarik pengunjung untuk sekadar berfoto, seperti halnya jembatan yang luas menuju masjid yang dijadikan sebagai tempat untuk mengabadikan keindahan masjid terapung di Pantai Losari ini.

Masjid yang terletak di buah bibir Pantai Losari ini telah menjadi tempat favorit warga Makassar maupun wisatawan. Bangunan yang unik serta arsitektur dengan konsep modern menjadikan masjid ini memiliki daya tarik sebagai tempat ibadah maupun wisata. (Reska)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here