Masjid Al-Aqsa Ditutup, Umat Islam Shalat di Parkiran

170

Yerusalem, Muslim Obsession – Umat Islam di Israel dan Palestina ikut merasakan dampak adanya COVID-19. Sebab, dengan adanya virus itu, pemerintah Israel menerapkan aturan untuk menutup tempat ibadah.

Dengan ditutupnya masjid, para jemaah berinisiatif untuk berkumpul di tempat parkir terbuka Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Mereka menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri. Saat melangsungkan shalat mereka menggunakan marka tempat parkir untuk menjaga jarak dengan satu sama lain untuk salat tarawih.

“Kami ingin tetap merasa seperti Ramadhan walupun sedang terjadi pandemi Covid-19,” jelas Tarek Ghazi, Ketua Komite Muslim di Yerusalem yang turut mengorganisasi salat tarawih tersebut, dikutip dari Channel News Asia, Kamis (30/4/2020).

Relawan komite turut berjaga di sekitar jemaah untuk memastikan agar jemaah tetap menjaga jarak saat shalat sesuai dengan arahan pemerintah Israel.

Israel melaporkan lebih dari 15.000 kasus Covid-19 dengan 208 korban jiwa, sedangkan Palestina melaporkan 342 kasus dengan 2 korban jiwa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Di Yerusalem, umat muslim beralih ke gang-gang kota tua untuk shalat di dekat daerah Masjid Al-Aqsa. Di masjid tersebut larangan beribadah sudah mulai berlaku pada Maret lalu dan telah diperpanjang sampai akhir Ramadan.

“Saya merasa tidak berdaya karena virus ini,” ucap Abu Belal Abu Senanah seorang warga kota tua yang beribadah di luar tempat suci tersebut.

Yerusalem dan kota lain di Israel dan Palestina merupakan rumah bagi situs yang dianggap suci bagi kaum Muslim, Yahudi, dan Nasrani. Ketiga agama ini sudah mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here