Maryam Wanita Paling Istimewa

232

Muslim Obsession – Di dalam Al-Quran Allah memuji Maryam sebagai wanita dalam peradaban manusia.

Allah berifman, “Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).” (QS. Ali Imran [3]: (42).

Dialah pemuka kaum wanita di surga. Dari Aisyah berkata, Rasulullah Saw. bersabda, “Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulullah, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah.” (HR. Hakim 4853).

Maryam, ayahnya adalah Imran, laki-laki shalih dari Bani Israil. Ibunya adalah wanita shalihah yang menyerahkan putrinya sejak masih dalam kandungan untuk berkhdimat kepada Allah.

Allah berfirman, (Ingatlah), ketika istri ´Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Ali Imran [3]: (35).

Sedangkan putranya adalah seorang rasul dari kalangan ulul azmi, Isa bin Maryam. Imran wafat saat anaknya Maryam masih dalam kandungan ibunya. Dalam riwayat lain, disebutkan ia wafat bersamaan dengan kelahiran putrinya.

Ibu Maryam saat itu berdoa agar anaknya tidak diganggu oleh setan. Sehingga saat Maryam dilahirkan, setan tidak diperkenankan untuk mengganggunya.

Nabi Saw. bersabda, “Setiap anak manusia pasti diganggu setan ketika dia dilahirkan, sehingga dia teriak menangis, karena disentuh setan. Kecuali Maryam dan putranya.” (HR. Bukhari 4548 dan Muslim 2366).

Kemudian, lahirlah Maryam dalam keadaan yatim. Namun karena keberkahan dari keshalihan kedua orangtuanya, banyak ahli ibadah di Baitul Maqdis yang hendak mengasuhnya.

Allah juga memuji Maryam dengan menyebutnya wanita yang benar (baik). Allah Ta’ala berfirman, “Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar…” (QS. Al-Maidah [5]: (75).

Maryam sangat menjaga kesucian dirinya. Ia tidak sembarangan berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ia tidak menggoda laki-laki dan juga menjauhi godaan mereka.

Pernah suatu ketika Jibril datang kepada Maryam. Datang dalam fisik laki-laki yang sempurna. Namun Maryam tetap menjaga dirinya.

Allah Swt. berfirman, “Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus ruh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”. (QS. Maryam [19]: (17-18).

Melihat laki-laki yang sangat sempurna ketampanannya, Maryam tidak terkecoh dengan merendahkan dirinya mencoba menarik perhatian laki-laki tersebut.

Ia justru berlindung kepada Allah dan meminta laki-laki tersebut menjauh. Hingga akhirnya Jibril mengatakan, Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”. (QS. Maryam [19]: (19).

Barulah Maryam tahu bahwa laki-laki tersebut tidak bermaksud menggoda dan mengganggunya. Ternyata ia adalah malaikat yang Allah utus untuk menemuinya.

Wallahu A’lam bish Shawab (Vina: Dikutip dari Fabihudahum Iqtadih oleh Syaikh Utsman Al-Khomis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here