Maryam Turun ke Bumi!

622

Alquran

Membuka rahasia

Orang tua Liz beragama Kristen fanatik. Ayahnya keturunan Belanda dan Ibunya keturunan Ukraine. Liz adalah anak pertama dari dua bersaudara. Adiknya juga seorang wanita dan mahasiswas di Yale University.

Sekembali dari Seville, Liz kembali ke rumah orang tuanya di Connecticut. Pada saat yang sama ayahnya mengadakan pesta ulang tahunnya. Seperti biasa ragam makanan dan minuman disiapkan, termasuk babi dan minuman keras.

Di pesta itulah Liz menampakkan perbedaannya. Dia tidak mau makan daging dan tidak lagi mau minum berakohol. Rupanya Ibunya memperhatikan dan bertanya kenapa tidak memakan daging?

“I am trying to be vegetarian,” jawabnya.

How about wine?” tanya ibunya.

I am also trying to minimize alcohol,” jawabnya singkat.

Dalam percakapan di acara ulang tahun ayahnya itulah terbuka kalau Liz telah pindah agama. Dia menyampaikan, “Maaf saya tidak lagi makan babi karena agama saya melarang.”

Ibunya yang mengetahui bahwa Liz baru balik dari konferensi Yahudi-Muslim, menyangka jika anaknya pindah ke agama Yahudi. Sehingga dia tidak terlalu mempermasalahkan. Tapi ketika Liz memberitahu bahwa dia pindah ke agama Islam, ibu dan ayahnya marah besar.

You follow a terrorist religion,” kata ayahnya dengan marah.

No dad, you will know. Am I a terrorist?” jawab Liz dengan sopan.

Adiknya ikut menyela, “You will not find a husband here in America. Go the Middle East to find your husband.

Singkatnya Liz kemudian diusir dari rumahnya. Tapi alhamdulillah, sekolahnya ditanggung oleh bea siswa dan untuk keperluan-keperluan lainnya dibantu oleh beberapa teman dekatnya di kota New York.

Kisah Liz ini hanya satu dari banyak kisah yang menarik, indah tapi juga pahit. Tapi ketika iman telah tertanam dalam di jiwa hamba-Nya, apapun yang terjadi semua menjadi indah. Karena Allah tidak lalai dari kehidupan hamba-Nya yang beriman.

Semoga Allah menjaga dan menguatkan Liz. Menjadikannya hamba yang salehah dan mujahidah di jalan-Nya. Saat ini Elizabeth telah menikah dan hidup dengan bahagia. Allahu Akbar walilahil hamd!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here