Mantan KASAD Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar Berpulang

55

Jakarta, Muslim Obsession – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (28/1/2021) dini hari tadi.

Almarhum Jenderal Wismoyo meninggal di RS Pondok Indah Jakarta pada usia 80 tahun.

Kabar duka disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangannya, di Jakarta.

Innalillahi wainna ilaihi raaji’uun. Kami menyampaikan berita duka cita. Telah meninggal dunia Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar pada jam 04.29 di RS Pondok Indah karena sakit,” kata Nefra.

Menurut rencana, jenazah almarhum Jenderal Wismoyo akan dimakamkan di Giribangun, Solo, Jawa Tengah. Sebelumnya, almarhum akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Gempol 10, Bambu Apus, Jakarta Timur.

Keluarga besar TNI AD turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Jenderal Wismoyo. Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa direncanakan akan menjadi Inspektur Upacara di rumah duka.

Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI-AD yang pernah menjabat sebagai KSAD ke-17 pada tahun 1993 sampai 1995 dan Pangkostrad periode 1990 sampai dengan 1992.

Wismoyo lahir di Bondowoso, Jawa Timur, 10 Februari 1940 silam dari pasangan Sri Wurjan dan Arismunandar. Ia adalah ipar Presiden ke-2 RI, Soeharto. Purnawirawan tinggi Angkatan Darat (AD) ini menikahi Sri Hardjanti pada 1968. Sri Hardjanti adalah adik ibu negara Siti Hartinah Soeharto.

Almarhum merupakan adik dari Prof. Dr. Artono Arismunandar, mantan Dirjen Listrik dan Energi Baru, Departemen Pertambangan dan Energi, mengajar di FT UI. Kakak almarhum lainnya, Prof. Ir. Wiranto Arismunandar adalah mantan Rektor ITB dan juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa pemerintahan Soeharto.

Lulusan Akademi Militer 1963 ini pernah menjabat banyak posisi. Ia tercatat pernah menjabat Dangrup I Kopassandha (Kopassus) pada 1978-1982, lalu Wadan Kopassandha 1982 hingga 1983, hingga menjabat sebagai Danjen pada 1883 hingga 1985.

Setelah Danjen Kopassus, Wismoyo juga tercatat pernah menjabat sebagai Kasdam IX/Udayana pada 1985 hingga 1987, Pangdam VIII/Trikora1987-1988, Pangdam IV/Diponegoro 1988 hingga 1990, Pangkostrad 1990 hingga 1992, Wakasad pada 1992 hingga 1993 dan Kasad pada 1993 hingga 1995.

Namanya sempat mencuat sebagai kandidat Panglima ABRI tetapi Soeharto lebih memilih Feisal Tanjung dan menugaskan Wismoyo sebagai Ketua KONI. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here