Manfaat Puasa Bisa Obati dan Cegah Kanker

239

Muslim Obsession – Berpuasa dapat membantu pengobatan kanker. Ada semakin banyak bukti yang mendukung peran puasa dalam pengobatan dan pencegahan kanker.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa membantu melawan kanker dengan menurunkan resistensi insulin dan tingkat peradangan.

Puasa juga dapat membalikkan efek dari kondisi kronis seperti obesitas dan diabetes tipe 2, yang keduanya merupakan faktor risiko kanker.

Juga, para peneliti percaya bahwa puasa dapat membuat sel-sel kanker lebih responsif terhadap kemoterapi sekaligus melindungi sel-sel lain.

Dilansir Medical News Today, puasa juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk membantu melawan kanker yang sudah ada.

Puasa meningkatkan efektivitas kemoterapi

Insulin adalah hormon yang memungkinkan sel mengekstraksi glukosa dari darah untuk digunakan sebagai energi. Ketika lebih banyak makanan tersedia, sel-sel dalam tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin.

Resistensi insulin ini berarti bahwa sel-sel tidak lagi menanggapi sinyal insulin, yang mengarah ke kadar glukosa yang lebih tinggi dalam darah dan penyimpanan lemak yang lebih tinggi.

Ketika persediaan makanan langka, tubuh manusia mencoba untuk menghemat energi sebanyak mungkin. Salah satu cara menyelesaikan tugas ini adalah dengan membuat membran sel lebih sensitif terhadap insulin.

Sel-sel dapat memetabolisme insulin lebih efisien, mengeluarkan glukosa dari darah. Sensitivitas insulin yang lebih baik mempersulit sel kanker untuk tumbuh atau berkembang.

Membalikkan efek kondisi kronis

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kondisi seperti obesitas dan diabetes tipe 2 adalah faktor risiko kanker. Keduanya terkait dengan risiko lebih tinggi dari berbagai jenis kanker dan tingkat kelangsungan hidup yang lebih rendah.

Sebuah studi kasus 2017 melihat efek puasa jangka pendek pada diabetes tipe 2. Partisipan dalam penelitian ini berpuasa 24 jam dua hingga tiga kali per minggu.

Setelah 4 bulan puasa, partisipan mengalami penurunan berat badan 17,8 persen dan pengurangan ukuran pinggang 11 persen. Juga, mereka tidak lagi memerlukan perawatan insulin setelah 2 bulan dari pola puasa ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here