Mana yang Didahulukan, Ibu atau Istri?

222266
Pasangan Suami Istri (Ilustrasi/Istimewa)

Muslim Obsession – Seorang suami memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih besar. Di antaranya adalah peranan dan tanggung jawabnya kepada istrinya. Karena seorang istri sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab suami.

Namun demikian, seorang suami juga tetap berkewajiban untuk menafkahi orangtuanya. Karena orangtua adalah tanggung jawab anak laki-laki (suami). (Baca juga: Mana yang Harus Didahulukan, Suami atau Orangtua?)

Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah Saw., “Siapakah yang berhak terhadap seorang wanita? Rasulullah menjawab: “Suaminya” (apabila sudah menikah). Kemudian Aisyah Radhiyallahu ‘anha bertanya lagi: “Siapakah yang berhak terhadap seorang laki-laki? Rasulullah menjawab: “Ibunya,” (HR. Muslim).

Dari hadis tersebut jelas bahwa ibu adalah tanggung jawab anak laki-laki (suami). Namun yang terjadi sekarang umumnya berbeda. Seorang suami sepenuhnya dimiliki oleh istri. Padahal masih ada orangtuanya yang wajib ia nafkahi.

Nah, yang menjadi pertanyaan, siapa yang lebih didahulukan suami: ibu ataukah istri?

Siapakah yang lebih diprioritaskan oleh seorang suami, apakah bakti suami sebagai anak terhadap ibunya ataukah kewajiban suami terhadap istrinya? Ibu ataukah istri yang harus didahulukan suami? Ini merupakan persoalan yang sangat sulit bagi laki-laki.

Untuk menjawab pertanyaan diatas maka mari kita lihat penjelasan berikut ini:

Dari hadis di atas telah disebutkan bahwa yang berhak terhadap seorang laki-laki adalah ibunya. Namun bukan berarti seorang suami bebas menelantarkan istri demi seorang ibu. Itu salah, karena Ibu dan istri memiliki kedudukan yang sama pentingnya dalam islam, kedua-duanya harus diutamakan dan dimuliakan.

Tapi yang harus diingat bahwa seorang ibu yang shaleh akan melahirkan anak yang shalih hingga tumbuh jadi suami yang shalih pula. Sedangkan istri yang shalih akan menjadikan rumah tangga suaminya penuh dengan cinta dan kasih sayang, membantu suami dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan memenuhi kewajiban suaminya karena seorang wanita adalah milik suaminya dan seorang laki-laki adalah milik ibunya.

Seorang istri tidak perlu cemburu kepada mertuanya, karena dia yang telah melahirkan suaminya. Sebaliknya, yang layak untuk cemburu adalah mertua si istri. Seyogianya seorang istri membayangkan, jika mempunyai seorang anak laki-laki, ia bersusah payah melahirkannya sampai besar dengan keringatnya. Hingga suatu saat anak laki-lakinya itu menikah, kemudian ia melupakannya demi istri anak lelakinya itu. Bagaimanakah perasaan si istri jika dilupakan oleh anaknya sendiri? Sungguh menyedihkan, bukan? Begitu pula sebaliknya.

Seorang Istri yang shalihah tidak akan menghalangi bakti suami kepada orangtuanya. Karena berbakti kepada orangtua adalah kewajiban besar yang diperintahkan Allah Swt. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Quran surah Al-Isra’ ayat 23:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkanmu supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan “ah” kepada keduanya. dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka dengan perkataan yang mulia,” (QS. Al-Isra’: 23).

Dari ayat tersebut jelas perintah Allah untuk berbakti kepada orangtua. Jadi seorang istri harusnya menyadari akan kewajiban suaminya untuk berbuat baik dan berterima kasih kepada kedua orangtuanya.

Dengan menolong suami berbuat kebaikan maka Allah akan menolong seorang istri dengan menumbuhkan cinta kasih yang mendalam di hati suaminya. Dan suami pun akan bangga mempunyai istri yang selalu mendorongnya untuk berbuat kebaikan dan menyayanginya dengan penuh kasih sayang, serta menyayangi dan menghormati kedua orangtuanya.

Sejatinya, jika seorang istri berbuat baik kepada mertua, menganggap mereka sebagai orangtuanya sendiri, maka mertua pun akan baik dengannya.

Maka dari itu, seorang istri haruslah patuh dan taat kepada suaminya, karena mereka adalah imam baginya. Demikian pula dengan seorang suami, sudah semestinya menyayangi dan memuliakan istrinya.

Seorang suami harus ingat bahwa istri dan orangtuanya memiliki kedudukan yang mulia. Dengan istrinya pulalah seorang suami nantinya akan melahirkan keturunan baginya. (Iqbal)

 

BAGIKAN

106 KOMENTAR

  1. Jika seorang ibu menyuruh anaknya tdk boleh satu atap dng istrinya..
    Apakah dibenarkan jika suami meng iyakan kata ibunya tetapi dia jg sembunyi2 datang pd istrinya.

  2. Lalu bagaimana jika seorang ibu menyuruh anak laki* agar tidak memberikan nafkahnya sebagai mana mestinya kepada istri .. Malah seorang ibu ikut campur dengan hak seorang istri.. Memerintahkan agar suami tidak memberikan uang belanjanya kepada istri.. Harus tetap kepada orang tua dan kakaknya saja? Bagaimana seorang istri harus menyikapi??

  3. Bagaimana jika istri hanyalah ibu rumah tangga tanpa penghasilan…dan suami tidak pernah memberi kepada orang tua si istri,sedangkan suami selalu memberi kepada orangtuanya sendiri saja,
    Padahal mau bagaimanapun,bukankan seorang istri juga ingin berbakti pada orang tuanya??

      • maka dari itu sy berpikir sekarang lebih baik sy gk nikah lg jika memdapat suami yg menyatakan gk ada kewajiban kasih ibu sy.disini sy berpikir jika sang suami meyakinkan itu dan gk memberikan keuangan untuk ibu sy ya sy lebih baik sendiri
        Masa sy harus membiarkan orangtua sy kelaparan atau sakit malah gak diobati.

          • Istri jug di lahirkan dari ibu nya. Masa ibu suami terus yang boleh di hargai dan di nafkahi. Wanita atau laki laki juga sama di lahirkan dab di besarkan oleh ibu nya dengan susah payah

    • Seorang wanita yg sudah menikah sudah lepas dr kewajiban menafkahi orang tua. Apa lg Surga seorang istri ada di telapak kaki suami, jika ingin berbakti, berbaktilah kpd suami, kpd orang tua jika tidak mampu secara finansial cukup doakan saja, karena seorang istri jika ingin bersedekah saja harus minta ijin dulu kpd suami.

      • Ustad, bagaimana kalo kasusnya seperti ini. Saya memiliki 5 saudara kandung, dan 3 adek saya masih kecil2 (kelas 3 sd 2, kelas 1 smp 1). Ibu saya meninggal 5 tahun yang lalu, shg ayah saya berjuang tanpa istri untuk mengurus adek2 saya. Kaka pertama saya sudah menikah dan bersama suaminya tinggal di rumah ayah saya. Kebetulan saya barusaja menikah, suami saya merantau jauh. Nah, kakak saya berkali2 meminta saya tinggal tetap bersama ayah saya dengan alasan membantu mengurus adek2 saya karena ayah saya duda dan adek2 saya masih kecil (dirumah ayah sudah ada kakak dan suaminya), suami saya meminta untuk ikut beliau merantau. Di satu sisi saya merasa kasian thd ayah saya karena beliau sudah sepuh tp masih harus mengurus tiga anak yg masih sekolah, tp disatu sisi saya memikirkan suami saya yg merantau ingin untuk saya ikut beliau. Mohon pencerahannya ustad. Terimakasih

        • Maaf mbak bukan menggurui. Menurut saya kalo sudah menjadi istri harus tetap lebih patuh kepada suami. Kalau memang suami ridho mbak mengurus adik2 dan ayah ya ndak papa mbak tinggal jauh dr suami. Tapi kalau suami nggak ridho sebaiknya mbak bicarakan baik2 sm kakaknya mbak untuk jalan tengahnya. Misalnya mbak gabisa bantu ngrawat tapi tiap bulan akan rutin mengirim uang buat bantu2 dsb.

      • Maaf saya rasa tidak begitu. Sesuai firman Allah sbb:

        وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

        “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan beribadah selain kepada-Nya dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. ” (QS. Al-Isra’: 23)

        واعبدوا الله وَلاَ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً وبالوالدين إِحْسَاناً

        “Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.” (QS. Al-Nisa’: 36)

        Maka kewajiban berbakti kepada orang tua itu berlaku untuk seluruh umat islam, baik laki-laki dan perempuan. Tidak benar bahwa setelah menjadi istri, maka hilang pula kewajiban berbakti kepada orang tua.

        Justru sebagai seorang muslim, suami yang harus menyadari bahwa dia tidak berhak melarang / membatasi istri melakukan kewajibannya berbakti kepada orang tua.

      • Jd klau suaminya sllu menafkahi ibunya dan menelantrkan nafkah istri krn istri bekerja apa diperbolehkan??..
        Dan suami pakai selingkuh lg..
        Msh pantas kak surga istri ditlpak kaki suami nya??

  4. Oh gitu yah.. berarti gak ada keadilan.. suami seenaknya kasih ke orang tua dia. Dan orang tua perempuan di terlantarkan. Sementara dia dan istrinya tinggal di rumah orang tua si istri. Haruskah orang tua istri tersebut yg menafkahi ke duanya… dan sementara si suami punya kakak 3 orang. Dan haruskah suami saya saja yg menafkahi orang tuanya. Sementara yg lain hanya diam saja. Dan serajin apapun si istri dan sebakti apapun si istri terhadap suami dan orang tuanya, tp selalu di sakiti perasaannya oleh orang tua suami dan suami tidak bisa memberikan penjelasan. Hanya diam saja.. apa itu adil????

    • menurut hadis kewajiban anak laki-laki kepada orang tua nya sampai mati dan kewajiban orang tua istri kepada anak perempuan hanya sampai menikah selepasnya itu kewajiban istri menuruti kata suami selagi masih di jalan allah ta ala. jika saudara sebagai seorang istri maka minta keadilan kepada allah. jika sdr merasa gak terima dengan ketetapan allah maka minta lah keadilan pada allah.

    • @Evi, Allah adalah maha adil. Yang tidak adil adalah manusia yang salah menterjemahkan perintah Allah. Perintah berbakti kepada orang tua berlaku untuk laki-laki dan perempuan. Seorang suami yang melarang istrinya berbakti kepada orang tua berarti bukan seorang muslim yang baik, dan larangannya itu bertentangan dengan perintah Allah.

  5. Bagaimana jika kondisinya sprti ini: Kita tahu semuanya harus ijin dr suami. Jika suami diam2 mmbrikan uang kpd ibunya utk mmbyr hutang ibunya tnpa spngtahuan istri bgaimana? Pdhal suami blm mmbrikan nafkah kpd istrinya. Smntra keadaan suami dn istrinya masih merintis. Dlm artian gaji yg masih sngat minim. Smntra ibunya seorang pegawai negeri. Mhon pnjlasannya. Trima kasih.

    • Sama bgt nih, apa yg harus di lakuin istri klo kaya gini, ???
      Rumah tangga sendiri aja utangnya masih banyak tapi dia ngebayarin utang ibunya secara diam” tampa sepengetahuan istri. Dan lagi istri juga gak sepenuhnya di kasih uang bulanan. Hanyak di kasih uang seadanya??

  6. Suami saya slalu mendahulu kan ibu nya kebanding saya , kalau sya berkelahi dia selalu di bela ibi nya dan sya slalu di salah kan.. Saya sering sakit hati dngan perkataan ibu nya suami saya juga suka berbohong kpada saya..
    Apa hukuman buat suami sya? Apa saya salah harus membenci ibu mertua saya? Dan apa saya harus diam saja di leceh kan oleh mertua saya?

    • Ustad
      Saya mau nanya
      Saya baru menikah 2 bulan ini. Tetapi suami saya selalu memikirkan keluarganya terus seolah2 sangat berat sekali meninggalkan mereka.
      Di daerah saya jika menikah si suami ikut istri. Dan orang tua suami sudah menyerahkan anak lelakiknya untuk menjadi menanti di rumah si istri. Seperti akad, ustad.
      Di rumah suami saya ada kakaknya, perempuan dan laki2, ada keponakannya juga.

      Suami saya selalu bilang orangtuanya merasa kesepian, dll
      Selama 2 bulan menikahpun suami baru solat jumat 1 kali di lingkungan tempat tinggal istri. Selebihnya selalu pulang ke rumah orang tuanya.
      Terkadang jika sehabis kerjapun ikut tidur siang di rumah orangtua.
      Pdhl sekarang mereka disuruh meninggali rumah orangtua istri yg masih kosong.

      Yg mau saya tanyakan
      Apabila orang tua si suami sudah memberikan dan merelakan anak lelakinya untuk ikut si istri, dan orang tua si istri sudah menerima suami (sudah akad serah terima menantu) tetapi si suami tetap ingin tinggal bersama orangtuanya dg alasan orangtuanya kesepian pdhl sekarang suami istri tsb sudah tinggal di rumah dr orangtua istri yg kosong. Mohon tanggapannya ustad

  7. Saya juga sering dapat pukulan dri suami saya.. Ga ada yang membela saya.
    Waktu itu saya dipukul kepala saya sampi benjol malah dia yang menyalhkan saya.. Mertua macam apa itu..
    Bnyak larangan nya bnyak ini itu nya ga boleh ini ga boleh itu.. Saya sakit hati dngan perkataan mertua saya..

  8. Bagai mana jika istri minta pindah rumah dr rmh orang tua, sementara orang tua menyuruh tinggal serumah karna saudara yg laen sdah pnya rmh sendiri diluar kota semua.. Sementara si suami anak laki2 satu2nya di keluarga tsb..?

  9. Bagaimana dgn kisah sy ini… suami sy smp mengorbankan perasaannya jg tdk mempedulikan perasaan sy, demi utk merawat orgtuanya. Tp ibunya selalu sj menganggap anak,istri n cucunya itu sbg beban. Seiring waktu berjalan kesabaran sy sdh tdk lg terbatas… namun suami msh mempertahankan orgtuanya, krn dia merasa dia memiliki tanggung jawab terhadap orgtuanya. Lalu apa yg hrs sy lakukan… mohon jawabanny.

  10. Saya sebagai suami dari 1 anak..kami sudah menjalani rumah tangga selama 5 tahun dengan tentram namun saat ini hubungan orangtua saya dan istri agak sedikit renggang karena ada sesuatu hal yang tidak di sukai tetapi di sisi lain yang dilakukan sang istri saya sangat mendukung sebab apa yang dilakukan untuk keluarga kecil kami..pertanyaan keputusan apakah yang bisa saya lakukan agar bisa melihat orang tua saya dan sang istri akur..

  11. Bagaimana jika suami lebih mendahulukan ibu dan adik2 nya. Sementara istrinya sama sekali tidak mendapatkan nafkah dari suaminya. alasan suami karna istri juga bekerja. Sementara mertua masih sehat dan punya penghasilan sendiri. Tetapi kewajiban mertua menafkahi adik2 nya dilimpahkan kepada suami. Bagaimana hukumnya dari situasi tersebut?

    • saya sebagai seorang Suami sama dengan yg ibu” alami, orangtua saya Alhamdulilah masih ada, dan ayah saya masih bekerja, dilema saya adalah, ketika ibu saya mengeluh soal finansial, ketika sebelum menikah saya selalu membantu, setelah menikah, ibu saya masih mengeluh soal itu dan meminta bantuan, saya sempat berfikir ayah saya masih ada, itu tangungan ayah saya sebagaimana saya trhdp istri saya, membantu dalam kadarnya saya karena saya memiliki istri, dan tinggal dekat dengan mertua istri

  12. Saya terkadang merasa tidak nyaman tinggal bersama dgn mertua. Apalagi posisinya saya promil, dan saya harus benar2 rileks gak boleh banyak mikir yg berat2. Tapi terkadang mertua saya dan adeknya mertua saya di saat menemukan sesuatu yg berbeda pendapat itu maunya mereka di dengarkan saja tanpa mendengarkan apa inginnya kita. Terkadang dari situ saya merasa mempunyai beban pikiran yg berat. Bagaimana cara menyikapi nya ?

  13. jd seorang suami dan anak laki laki itu memang berat terkadang istri dimata mertua itu selalu salah dan sbg suami di kondisi tsb sangat berat untuk memilih mana yg harus didahulukan

  14. Tulisan di atas sebenarnya sudah dg gamblang menerangkan bahwa yg paling berhak utk anak laki-laki adalah ibunya. Jika dibandingkan istri, tentu ibu lebih utama. Hal ini juga akan dirasakan oleh para istri yg nantinya akan menjadi ibu bagi anak laki-laki mereka. Hanya saja, seyogianya seorang anak laki-laki yg juga menjadi suami seorang perempuan, harus bijaksana dan berlaku adil (menempatkan sesuatu sebagaimana porsinya) bagi ibu dan istrinya. Ingat, ibu adalah ‘kunci’ surga bagi seorang anak. Sementara suami adalah ‘kunci’ surga bagi istrinya. Adapun mertua, posisinya sama dengan orangtua yang harus dihormati dan dijaga kehormatannya.

  15. Saya sudah berusaha untut berbuat baik kepada mertua saya. Bahkan untuk hal kecil sekalipun. Bahkan saya mencucikan pakaian mereka. Tapi saya juga seringkali merasa sedih, jika suami saya selalu minta di buatkan masakan kepada ibunya terus. Tanpa memperhatikan perasaan saya. Saya merasa hanya sebagai pembantu dalam tugas2 rumah tangga ibunya. Apakah saya salah? Dan saya harus bagaimana?

    • Sama seperti kisah saya.
      Saya juga bingung harus bagaimana.
      Sekarang saya mengalah pulang kerumah orang tua saya, padahal dalam hati merasa sedih karena tidak bisa melakukan kewajiban sebagai seorang istri. Perasaan saya sangat sedih padahal sedang hamil 2 bulan. Semoga anak saya dapat tumbuh dengan normal.

  16. Saya seorang isteri dengan dua orang anak kami tinggal bersama orang tua saya,bapak saya sudah lama tidak bekerja karena faktor usia otomatis kebutuhan dirumah saya yg penuhi saya mengandalkan gaji dari suami,di sisi lain saya juga ingin memberi kepada ibu mertua saya tapi saya tidak bisa setiap bulan memberi uang kepada ibu dari suami saya,apakah saya dan suami saya berdosa terhadap mertua saya?

  17. ustadz saya ibu rumah tangga dengan 2 anak kembar yg masih bayi. mertua saya menyuruh suami saya untuk balik ke kampung dan merawat bapakny yg sakit, saya kira hanya sebentar dan saya izinkan akhirnya untuk pulang. tapi tiba tiba dia memutuskan untuk berhenti bekerja dan sekarang 2 bulan tidak balik ke rumah kami dan tidak memberi nafkah. akhirnya semua kebutuhan anak di ambil alih orang tua saya. saya pun berusaha untuk mencari pekerjaan.
    saya menghubungi suami dan dia bilang dia ga bisa meninggalkan ortunya, saya kesal karna ga seharusnya dia menelantarkan anak anak begitu saja.
    saya juga menghubungi mertua saya, tapi tak satupun sms maupun telpon di angkat oleh mereka.
    lalu salahkan saya meminta cerai ke suami saya?
    karna saya sudah tidak tahu mau suami dan mertua apa, kenapa tega sama anak anak saya.

  18. Assalamualaikum wr. Wb
    Pak ustad bagaimana saya harus memilih
    Kalau mertua saya menginginkan saya untuk mencari nafkah dengan keluarga nya saja
    Satu sisinya ibu kandung saya tidak mengisinkan saya untuk pergi jauh dari nya
    Jadi saya itu pusing sekali. Harus memilih yg mana pak ustad!
    Satu sisi saya harus kerja dengan uang banyak
    Satu sisinya lagi saya harus kerja bedagang kecil kecilan bersama ibu kandung
    Jdi bagaimana pak ustad saya ini harus milih yang mana???

  19. Gimana klo seorang ibu yg hanya memikirkan anak laki2 nya aja ,dan tdk memperdulikan istri anak laki2nya tersebut..
    Selalu ikut campur ,membuat susah dan bikin rmh tangga ank nya jd gaduh ???

  20. Seorang ibu itu tau bagaimana anak laki2 tdk sepenuhnya menafkahi istrinya lahir or pun bathin…
    Istrinya usaha buat membantu suaminya tp selalu di gampangkan oleh mertua
    Mertua selalu meminta trs tanpa berfikir klo hidup anaknya saja msh susah..tp ga perduli dma hanya memikirkan dirinya sendiri Aja.. Bagaimana harusnya sikap suami ?

  21. Bgaimana klo mertua yg slalu sja ikut campur dgn msalah Rmah Tngga anaknya.
    Tiap kali anaknya mau kerja dimana ,, dia slalu ingin tau brpa bsar gajinya.
    Pkoknya mertua sya itu slalu pngen tau brpa besar gaji anaknya,,brpa bsar yg mau di kasih sama sya,,sdah gitu mertua sya slalu bohong,,tiap kli mnelfon slalu sja blng sdh brpa hri tdk makam,,krna tdk punya uang buat beli makan
    Pas di kirim uang,, eeeh malah cmn dipake buat smooting rambut,,beli barang² titanium dll..
    Disaat dia punya uang,,uangnya cmn di pake buat foya²,, giliran udah ngk pux minta² trus
    Sdh ftu ngk mau klo d ksih sdkit,,maunya dia yg nentuin brp jmlah yg hrus sya ksih sama dia.
    Mnurut klian gmn??

  22. kalo mertua yang selalu menyakitkan hati menantu nya iti bagaimna?apalgi saya puya adik ipar perempuan tukang aduan…mertua saya ikut2 tan…smentara saya hnya bisa menangis…ini salh itu salh..Alhamdulillah suami peduli…ap itu dosa jika suami membela istrinya ketika si istri di dzolimi sama mertua n adik ipar?

  23. Maaf sblumnya pertanyaan sya sdikit keluar dari tema.yg ingin sya tanyakan,bgaimana sikap seorang suami apabila mendapati istrinya masih suka pda mantannya???
    (Krna saat2 skrang dia berbalas chatingan)
    Sbnernya perasaan sya sangat sakit mlihatnya.entah apa yg harus dilakukan sya?

  24. Keadaan saya punya mertua masih kerja tetapi selalu bantu keuangan anak perempuan nya yg sudah menikah n bukan tanggung jawab nya lg melainkan suami yg seharusnya.. Sementara itu mertua pny hutang yg di abaikan n akhirnya suami saya angkat bicara mw bantu melunasi saya pun tidak keberatan andai suami ada keuangan nya tp disisi lain saya sbg istri n punya anak merasa kami belum sepenuh nya di cukupi kebutuhan nya bukan tak puas diri tp memang begitu keadaan nya.. Saya bukan pekerja.. Saya memiliki org tua yg sakit stroke, kk yg cacat n adik yg dangkal otak.. Cm saya yg bisa di harapkan tetapi saya tidak di izinkan bekerja oleh suami tetapi suami pun tidak sepenuh nya bs bantu org tua adik n kk saya bahkan saya n anak saya sendiri msi harus berprihatin tp suami menyanggupi bantu bayar hutang mertua sementara mertua kerja dan ada uang justru malah bantu anak perempuan nya yg sudah memiliki suami n tanggung jawab suami nya.. Terkadang malah suka diam² ada uang lebih memberikan adik perempuan nya lagi.. Sementara itu ada kebutuhan anak yg blm di penuhi.. Bagaimana dgn keadaan seperti ini?

  25. Tadi nya saya mau ikutan komen minta pendapat tentang masalah saya….
    Tapi setelah saya baca semua komen di sini, isi nya masalah semua.
    Baru sadar saya dan tersenyum ini lah kehidupan penuh dengan masalah, jd gak merasa sendirian dan banyak temen nya hehehehe
    Semoga pada lekas bahagia yah
    Klo hilang masalah gk bakal mungkin kecuali stop hidup alias meninggal, baru tinggal itung2 an dosa dan pahala. Hehehehe

  26. Kasus seperti sangat banyak ternyata, bukan hanya saya saja yang mengalami.
    Istri dan Ibu saya memang kurang harmonis pada saat ini. Tapi meski begitu istri saya masih memperhatikan makan Ibu saya. Saya pun berusaha memberikan apa saja kebutuhan Ibu saya, makanan, pakaian, dan lainnya. Hanya saja saya bingung ketika hari libur, saya ingin mengajak Ibu dan istri saya jalan bersama, tapi istri saya tidak mau dan lebih memilih diam di rumah. Apa yg harus saya lakukam

  27. Yang saya alami saat ini adalah mertua saya sedang sakit parah di kampung halaman, dan suami saya yang bisa diharapkan untuk mengurusnya, saya ikhlas dengan kepergiannya tapi ada kewajiban nafkah yang tidak terpenuhi, suami saya jd tidak bekerja dan hanya mengandalkan sisa tabungan untuk kesehariannya disana, beruntung keluarga yg lain ikut membantu dalam hal materi untuk pengobatan ibu mertua saya, dan saya harus bekerja demi menghidupi diri sendiri. Apa yang harus kami lakukan. Mohon sarannya

  28. Assalamuallaikum ustadz/ustadzah mohon pencerahan nya. Saya seorang ibu dari anak laki2,dan anak laki2 saya sudah mempunyai istri juga anak,awal dari mulai nikah mereka semua tinggal bersama saya sampai melahirkan setelah beres 40 hari,istri dari anak saya pulang ke rumah orang tua nya dengan alasan mau menginap sementara waktu,namun selang 2 hari mereka bertengkar karna menantu saya bilang tidak mau pulang lagi ke rumah saya (mertua dari suaminya) dengan alasan segala rupa,,dan anak saya pun tidak mau ikut tinggal rumah orang tua istri nya dikarna kan suka ada perlakuan tidak enak dari mertuanya,sampai makan pun harus pulang dulu. Yg jdi sakit hati saya ustadz,kenapa dengan menantu saya padahal demi Alloh saya sudah menganggap nya seperti anak saya sendiri,jika ada salah paham dengan suaminya(anak saya) , saya tidak pernah membela anak saya,pasti saya selalu membela menantu saya karna sama wanita,apapun saya lakukan untuk menyenangkan hati menantu saya,meski keadaan saya pas2an namun sedikitpun saya tidak pernah merasa terbebani dengan hadirnya menantu di rumah saya,justru saya syukuri Alhamdulillah anak saya bertambah lagi dan saya punya teman untuk berkeluh kesah. Tapi kenapa kenyataan nya jadi seperti ini ustadz,saya benar2 kecewa dan sakit hati namun saya tidak mengizinkan anak saya untuk bercerai karna kasian pada cucu saya yg baru lahir. Sekarang kehidupan rumah tangga anak saya tidak menentu,anak saya tinggal bersama saya,lalu istri dan anak nya tinggal bersama orang tuanya. Saya sedih melihat anak saya,saya sakit dengan kata2 dan perlakuan menantu saya,namun saya juga tidak mau rumah tangga anak saya berantakan. Apa yg harus saya lakukan ustadz,mohon pencerahan nya 🙏🙏🙏

  29. Salahkan istri apabila menyikapi suami dengan amarahnya yg bisa di anggap suami sprt membantah padahal hanya untuk membela dirinya atas sikap suami yg kasar?
    Dan bagaimana apabila kondisinya terbatas dalam financial apa suami tetap wajib menafkahi ibunya?

  30. Lalu bagaimana kalau mertua memaksa anaknya menceraikan istrinya..tetapi suami tidak mau dan mertua malah datang kedukun untuk mencelakai dan memisahkan anaknya dengan menantu, sebagai istri saya harus tetap ikut suami atau mendengarkan nasihan orang tua?

  31. saya mohon bertanya .. sekiranya suami melebih lebihkan keluarganya sendiri, dan tidak melebihkan keluarga mertuanya .. perlukah si isteri untuk menuntut hak sama rata dalam keluarga mertua? dan sekiranya suami tetap ego dengan keputusannya, dan tidak adil dengan keluarga mertua?patutkah isteri untuk melawan kata suami?

  32. Bagaimna, kalau pengashasilan suami pas Pasan,, pengeluaran untuk menafkahi saja kadang tidak cukup untuk 1 bulan, kadang orang tua meminta uang,, akhirnya sebagian saya kasih,, dan akhirnya saya dan istri saya kekurangan dan kelaparan, apakah itu di benarkan, ?????, ,

    Knp dalam Islam ,peran suami itu sangat berat,, ,,

  33. Bagaimana kalau kedua org tua suami msh hidup dan masih muda, ayah nya msh bekerja dan kalau dibandingkan dgn kehidupan kmi yg bru berumah tangga, jelas kedua org tua nya jauh lbh berada. Sedangkan kmi serba pas pasan. Apakah benar jika suami memberikan rutin uang kepada ibunya sedangkan utk kebutuhan pribadi istrinya saja masih kurang?

  34. Mertua laki2 saya sakit. Dan mertua perempuan minta suami saya agar berenti kerja agar bisa merawat ayahnya karna kami tinggal berbeda kota. Sedangkan banyak kebutuhan yang harus dibayar. Dalam hal ini apa yang sebaiknya dilakukan?

  35. Kadang saya suka sedih banyak perempuan yang salah mengartikan islah, karena banyak perempuan punya guru agama baca di Facebook dan di Instagram, Ustad Facebook sama Ustadzah Instagram, pada akhirnya keblinger.
    Kalo istri mau nafkahin orang tua nya (sedangkan si istri tidak berpenghasilan), ya komunikasi kan ke suami, untuk tambahan nafkah bisa di beri ke orang tua, Insyaallah akan di beri, apalagi mertua juga termasuk orang tua nya, apakah harus sama dengan pemberian suami ke orang tua nya? Tidak harus sama, karena definisi nafkah orang tua hanya untuk kandung, selebihnya adalah nafkah hormat kepada mertua.
    Makanya untuk para ibu ibu, jangan merasa terdzalimi dengan hal ini, karena kita harus tarik sejarah ibu bisa menikah dengan si suami, apakah atas dasar cinta kepada ALLAH SWT, atau hanya sebatas (Wajah, Jabatan, Materi, atau Nafsu belaka).
    Karena Istri yg baik hanya untuk suami yg baik, begitu jg sebaliknya.

  36. maaf ustad,seandainya saya mempunyai seorang ibu yg sedang sakit dan jauh dari tempat tinggal saya kemudian istri saya tidak atau belum siap merawat orangtua saya yang sedang sakit dengan alasan baru saja merawat ibunya sendiri selama 1thn smpai meninggalnya dan juga masih repot karena anak- yg masih blm bisa mandiri krn masih kecil…sebaiknya apakah yg harus saya lakukan untuk merawat orang tua saya pak ustad? mohon solusi agar tidak menyakiti hati anak dan istri saya terutama juga ibu saya pak ustad?

  37. yg namanya mertua perempuan kok slalu menang ustadz gk mau klh….pdhl q sering bnget kasih sesuatusama smua kluarga mertua sya…dr ank2nya, cucunya, adik2 mertua q, keponakannya, menantu2nya, jg bpk mertua , suami jg q modali buat besarin bnkelnya.tp smua itu gk ada trima ksihnya pdku …sampai omngin aq sombong, & gk brtrima ksih selama aq hbis oprasi 1bln tinggl d rumhnya…pdhl q biaya sndiri itu oprasi byi d luar kandungan…suami jg ..gk brusaha mskipun ibunya msih ada 2 tempat kebun2 palawija sengon, kopi, & bebrapa petak ssawa & jg ada salah satu kakaknya pinjam uang bank ats nama kk n ktp aq suami..tp blasannya sprti ini pdku ustadz…apa mereka2 cinta harta ku dr pd aq…?

  38. Nah bagaiman jika permasalahannya adalah jika seorang istri dilecehkan oleh mertua serta iparnya sedangkan sang suami hanya diam tanpa berkomentar melihat istrinya bahkan di depan mata kepalanya sendiri justru dicaki maki, sertq bagaimana jika mertua tak pernah suka dengan menantunya dan bahkan tak segan-segan untuk menceritakan menantunya di tempat umum,
    Terimakasih sebelumnya

  39. Assalamualaikum, saya ingin diberikan pencerahan atau solusi dalam mengambil sikap, tolong beri masukannya… Saya sudah 1 tahun lebih berumah tangga, orang tua suami saya selalu meminta uang baik ibu/ayah nya, meminta dengan mematokkan sekian sekian, selama ini saya cm diam, tp lama kelamaan saya agak kesal. Krna dalam berumah tangga pasti kita ingin punya tabungan untuk keluarga semisal ad keperluan mendadak, tetapi orang tua nya seakan tidak peduli dan jika menelpon pasti ujung-ujungnya meminta uang, apa yg harus saya lakukan? Mohon masukannya… Wassalam

    • terkadang suami juga merasa dilema dengan pilihan mba… suami inginnya membahagiakan ibu dan istrinya.. tapi apa daya kadang perhatian dan kasih sayang tak bisa adil.. saran saya di bicarakan baik2 dengan nada halus. karna lelaki walau dia kuat kalau sudah banyak fikiran di otaknya hanya 2 kalau gak emosi ya diam…

  40. ass…
    maaf sebelumnya ..saya pun pengin solusi gimana caranya tuk mengambil sikap . saya baru nikah 6bln ,, dan saya minta izin pergi keluar negri semua itu jg karena Izin Suami. karena kita sama” ingin membangun rumah tangga .. buat kedepanny nanti .. kita dah sepakat untuk menabung .. suami pun dah janji gajinya selalu ditabung . tapi suatu ketika ibu suami butuh duuit untuk membiayai adiknya yg masih SMA ,, ibunya minta ke ank laki” ( suamiku ) . sedangkan suamiku punya KK perempuan am adik perempuan jg yg masih bekrja . ketika suami menyampaikan bahwa ibu butuh duuit ,,dan saya menjawab .. Y di bantu kalau memang kmu ( suami ) ada ,, kalau enggak kan bisa patungn sama mbyu dan adik satunya yg udah kerja itu . .. ( jawab saya ) .
    Tapi kenapa dengan jwabnne itu suamiku langsung Emosi .. dan mengeluarkan kata “” kmu (aku) tahu gak ank laki” diwajibkan untuk menafkahi ibunya dan membantu ibunya disaat butuh ” apakah perkataan seperti patut dikeluarkan..
    sedangkan saya sendiri pun tahu hak” nya / kewajiban ank laki” terhdap ibunya ..
    sempet ngomong “dah gak usah mikir ngumpulin duit , saya blm bisa ngebahagiain orang tua…
    ( kt suamiku )
    Dr situlah saya diemin dah 2 Minggu ini pun dia gak respon saya . karena aku di luar negeri suami di indo ..
    AP saya salah ngediemin suami ..???

  41. Bagaimana jika keadaan ekonomi rumah tangga kita yaa pas”an, tapi kadang makan aja kita masih dibantu sama orangtua istri, kebutuhan anak sebagian besar masih diurusin orangtua istri, tapi suami selalu memberi kepada orangtuanya, tapi untuk kebutuhan anak saja harus didorong* istri. Suami kayak ngandelin nafkah dari orangtua istri.

  42. Bagaimana jika orang tua saya marah terhadap istri saya. Yang pada dasarnya semua hal tersebut terjadi akibat kesalahan saya. Ketika itu istri saya marah terhadap saya dikarenakan orang tua saya malah menyalahkan dirinya. Dan pada akhirnya orang tua saya mengharamkan apapun yg diberikannya terhadap saya untuk dimakan oleh keluarga saya. Sampai pada akhirnya pula saya tidak diberikan apapun lagi. Walaupun saya sudah menjelaskan kepada orang tua saya bahwa dalam hal ini semua terjadi karna kesalahan saya. Tapi mereka tidak menghiraukannya lg.. bagaimana solusi untuk memperbaiki hubungan ini.. sekarang saya tinggal dengan mertua saya sementara orng tua saya membenci mereka.. sama sekali merasa tidak adil.

  43. Assalamualaikum ustadz/ustadzah. Saya seorang istri yang sedang hamil anak pertama sebatas ibu rumah tangga dan masih tinggal dengan mertua yang tidak bekerja. Suami saya adalah seorang kuli bangunan. Di tengah-tengah kondisi yang saat ini sedang genting karena penyebaran virus corona, suami saya tidak diberi izin oleh ibu mertua saya untuk bekerja. Hal ini tidak sependapat dengan saya karena saat ini sedang membutuhkan dana untuk biaya hidup dan persiapan persalinan saya nanti. Bagaimana sikap yang tepat yang harus saya hadapi?

  44. Assalamualaikum
    Saya ingin bertanya .
    Posisi saya adalah seorang suami dan mempunyai 2 orang anak dan masih punyai seorang ibu
    kalau istri saya dan ibu saya sering bertengkar
    Apa yang harus saya lakukan dan siapakah yg harus saya bela ibu atau istri

  45. Bagaimana jika ibu kandung suami saya,menagih utang ke anak kandungnya (suami saya) yang katanya belum lunas sementara sudah lunas ustadz?
    Dan seorang istri tau dan ingat bahwa utang tsb sudah lunas.
    Dan si ttp kekeuh blg bhw utang anakny blm lunas?
    Sebagai istri saya kesal
    Tetapi bagaimana baiknya menurut ustad sikap seoran istri mghadapi mertua yg seperti itu?
    Bs dibilang terkadang,tidak memikirkan kondisi keuangan anaknya
    Yang iya tau minta dan mintaa
    Pdhl sang anak juga tahu akan kewajiban mnafkahi ibunya setiap bulan dan itu sll d penuhi
    Saya pun tdk pernah melarang perbutan suami saya k ibunya seperti itu
    Tlg pencerahan ustad

    • Kalau memang hutang suami ibu sudah lunas berarti sudah tidak ada kewajiban lagi melunaskan hutang,apabila mertua Anda tetap ngotot lebih baik di musyawarah kan kepada yang memberikan hutang agar masalah nya clear..
      Seandainya saja sudah lunas dan itu hanya cara mertua Anda agar bisa tetap mendapatkan uang dari suami anda sebaiknya anda bicarakan dengan baik jika tidak bisa pun sebaiknya di doakan supaya mendapatkan hidayah dari Alloh SWT. Tetapi seandainya suami anda ingin memberikan rezeki kepada orang tua nya di luar urusan hutang itu merupakan perbuatan baik selama suami anda mampu dan tidak menelantarkan anda

      Mudah 2an bisa bermanfaat
      WallohuAlam A’lam bish showab
      Aamiin

  46. Komentar nya kebanyakan curhat seorang istri d sini..hahahaha…di situ jelas bahwa pertanyaannya lebih utama mana..bukan memilih mana yg harus di berikan nafkah..
    Artinya seorang laki2 tetap wajib hukumnya menafkahkan orang tua nya..seandainya mau kasih orang tua perempuan tidak masalah dan itu perbuatan baik. Di sini saya baca banyak yg cemburu, mudah2an istri yg curhat di atas punya anak laki2..saat anak laki2 nya mementingkan istrinya di banding dirinya yang melahirkan akan merasakan apa yg di rasakan oleh si ibu laki2..
    Ingat di sini bukan memilih tetapi kedudukan keutamaan saja.. jd para istri jangan baper..ngajinya yg bener dulu..Krn kalian para istri merupakan ibu jg dari anak2 kalian yang laki2..
    Semoga bermanfaat..aamiin

  47. Assalamualaikum
    Ustad bagaimana jika seorang mertua menyuruh menantu nya bekerja padahal menantu nya itu wanita dan anaknya sendiri tidak d haruskan bekerja
    Tetapi mertua selalu meminta uang kepada anaknya. Padahal anaknya sendiri tidak bekerja karena d. Larang.
    Dan bagaimana hukum seorang suaminyang tidak menafkahi anak istrinya karena mengikuti kemauan orang tuanya untuk tidak bekerja
    Saya paham seorang laki laki jika sudah menikah dia masih punya tanggung jawab terhadap orangtua nya. Tetapi apa hukumnya jika suami hanya mengutamakan ibunya tetapi anak istrinya tidak.

    Terimakasih

  48. Jika anak lelaki milik ibunya. Maaf bagaimana dengan hutang seorang laki2. Yang berkewajiban bayar ibunya atau istrinya (maaf bila lelaki tsb meninggal dunia dan ibunya masih hidup)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here