Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-Anak Gaza

74
Dapur Umum Indonesia hadir memberikan bantuan bagi anak-anak Gaza yang terancam krisis pangan. (Foto: Istimewa)

Gaza, Muslim Obsession – Makanan menjadi salah satu yang istimewa untuk para pengungsi di Gaza, Palestina. Salah seorang pengungsi, Yara Musa Abu Husain menjadi penerima manfaat Dapur Umum Indonesia bersama anak-anak yatim lainnya.

Momen ini mengharukan, apalagi ketika Yara menunjukan foto ayahnya yang syahid saat bertugas dalam aksi Great Return March.

Baca juga:

ACT Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Dua Dusun Lombok Barat

ACT Santuni Keluarga Almarhum Alfin Lestaluhu

Kuliah Visi Kerelawanan, Bukti Keseriusan MRI-ACT Bantu Bangsa Retas Kemiskinan

Kemiskinan dan kelangkaan bahan makanan masih menjadi salah satu faktor utama keluarga di Gaza. Kondisi ini membuat mereka tidak mendapat kebutuhan gizi yang cukup. Bahkan, krisis pangan menjadi ancaman perlahan bagi keluarga-keluarga di Gaza, terutama anak-anak.

Berkat kebaikan para dermawan, Dapur Umum Indonesia konsisten membagikan makanan siap santap bergizi tinggi bagi penduduk Gaza. Pendistribusian pangan yang telah berlangsung ini menyasar anak yatim, ibu tunggal, dan difabel.

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggao (ACT) menjelaskan, makanan siap santap periode ini diperuntukan bagi 2.500 penerima manfaat.

“Mereka adalah masyarakat prasejahtera, keluarga yang anggota keluarganya dipenjara oleh militer Israel dan itu bisa jadi tulang punggung keluarga. Makanan siap santap juga dibagikan kepada anggota keluarga yang kehilangan anggotanya ketika aksi Great Return March, jamaah masjid, dan anak-anak yatim,” jelas Faradiba.

Hadirnya bantuan makanan siap santap ini menjadi pengganti kehadiran saudara-saudara di Indonesia.(Baca: Gaza, Wilayah dengan Populasi Termiskin di Dunia)

Berkerja sama dengan Kitabisa, kehadiran Dapur Umum Indonesia sebagai bentuk respons terhadap fakta buruknya ketahanan pangan bagi masyarakar Gaza.

“Ambruknya ekonomi menyebabkan sebagian besar penduduk Gaza tidak memiliki lapangan pekerjaan. Keluarga-keluarga tidak mampu memenuhi gizi anak-anak mereka. Kita berikhtiar untuk mendukung keseimbangan gizi anak-anak Gaza dan menjaga mereka dari hambatan pertumbuhan,” tandas Faradiba. (**)


Informasi lain seputar aksi kemanusiaan ACT dapat dibaca di Muslim Obsession. Dan bagi Anda yang ingin berpartisipasi untuk menyalurkan donasi dapat mengikuti LINK ini.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here