Malaysia Hasilkan 4000 Ton Sampah Makanan Selama Ramadhan 

351
sampah makanan

Malaysia, Muslim Obsession – Perusahaan Pengelolaan Limbah Padat dan Pembersihan Umum (SWCorp) di Malaysia telah menemukan bahwa 4.005 ton makanan yang dapat dimakan dibuang setiap hari di tempat pembuangan sampah selama Ramadhan.

“Jumlah limbah makanan ini bisa memberi makan 2,97 juta orang tiga kali sehari,” yakin wakil direktur eksekutif (teknis) SWCorp Mohd Pauze Mohamad Taha, seperti diberitakan Malay Mail, Jumat (31/5/2019).

Langkah-langkah harian yang dihitung membuat 120.000 ton limbah makanan untuk seluruh bulan suci dan setara dengan sekitar 343 juta paket makanan utama berukuran sedang.

Laporan SWCorp menemukan bahwa setiap tahun, selama musim perayaan seperti Ramadhan, berton-ton makanan berakhir di tempat sampah, dan tahun ini tidak terkecuali. Selain itu, jumlahnya pasti akan meningkat 15 hingga 20% setiap musim perayaan.

Statistik untuk Ramadhan yang sedang berlangsung tahun ini belum final, tetapi menurut Taha berdasarkan tren sejak 2016, jumlahnya diperkirakan akan meningkat untuk setiap negara bagian, terutama di ibu kota Kuala Lumpur.

Dia juga menyoroti bahwa sisa makanan merupakan 44,5% dari komposisi limbah padat, yang memiliki dampak lingkungan, ekonomi dan agama. Sisa-sisa ini yang berakhir di tempat pembuangan sampah menghasilkan sejumlah besar lindi dan gas metana yang berbahaya bagi lingkungan.

“Mengolah atau mengurangi limbah makanan dapat menghindari peningkatan produksi CO2 dari transportasi dan metana, lindi, dan potensi limpasan polutan ke sumber air lokal di tempat pembuangan sampah,” tuturnya.

Pejabat SWCorp juga menunjukkan bahwa pengelolaan limbah makanan dilengkapi dengan label harga yang lumayan, yang memberikan tekanan pada ekonomi.

“Kita harus menjauhkan diri dari kebiasaan membuang-buang makanan karena kebiasaan itu bukan praktik agama apa pun dan itu juga akan merugikan diri kita sendiri,” katanya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here