‘Makkah Kecil’ di Dihancurkan Pemerintah, Muslim Hui di China Sedih

805
Makkah Kecil (Foto: Inside Islam)

Tiongkok, Muslim Obsession – Pihak berwenang China telah menghancurkan kubah dan menara masjid, termasuk salah satunya di sebuah desa kecil dekat Linxia, ​​sebuah kota yang dikenal sebagai “Makkah Kecil.”

Pembongkaran serupa telah dilakukan di Mongolia Dalam, Henan dan Ningxia, tanah air bagi etnik minoritas Muslim terbesar di Tiongkok, Hui. Di provinsi selatan Yunnan, tiga masjid ditutup. Dari Beijing ke Ningxia, para pejabat telah melarang penggunaan aksara Arab untuk umum.

Kampanye ini mewakili garis depan terbaru dalam kemunduran besar-besaran ‘Kebebasan Beragama dari Partai Komunis Tiongkok’, setelah beberapa dekade keterbukaan relatif yang memungkinkan bentuk-bentuk Islam yang lebih moderat berkembang. Tindakan keras terhadap Muslim yang dimulai dengan Uighur di Xinjiang menyebar ke lebih banyak wilayah dan lebih banyak kelompok.

Hal ini didorong oleh ketakutan partai bahwa kepatuhan terhadap kepercayaan Muslim dapat berubah menjadi ekstremisme agama dan pembangkangan terbuka terhadap aturannya.

Dikutip dari Independent, Selasa (24/9/2019) di seluruh China, partai itu sekarang memberlakukan pembatasan baru pada kebiasaan dan praktik Islam, sejalan dengan arahan partai rahasia.

Langkah-langkah tersebut mencerminkan kebijakan garis keras pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, yang telah berupaya menegaskan kembali keunggulan Partai Komunis dan ideologinya di semua lapisan masyarakat.

Kampanye ini telah menimbulkan kekhawatiran dan kesedihan bahwa penindasan Muslim Uighur di wilayah barat Xinjiang sudah menyebar ke hampir seluruh tempat di China. Di mana menargetkan Muslim Hui dan Muslim lainnya yang dianggap lebih terintegrasi ke dalam masyarakat Cina daripada Uighur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here