Mahasiswa UNY Kembangkan Aplikasi Anti-Kekerasan

93
Mahasiswa UNY peserta PKM Kemenristekdikti yang membuat aplikasi konseling berbasis Android yang diberi nama Konselorku. (Foto: IST/Humas UNY/Harian Jogja)

Yogyakarta, Muslim Obsession – Melalui program kreativitas mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Kemenristekdikti pada tahun ini, mahasiswa UNY yang terdiri dari Lintang Robbani, Muhamad Nur Chozin dan Andri Muhyidin merancang solusi, guna membantu gerakan anti-bullying berupa aplikasi konseling berbasis Android yang diberi nama Konselorku.

Aplikasi berbasis Android tersebut akan disediakan di Google Play Store dan dapat diunduh secara gratis oleh guru maupun siswa SMA untuk dipergunakan sebagai media konseling. Secara khusus, untuk melihat kabar terbaru tentang perkembangan aplikasi konselorku dapat diakses pada halaman web https://konselorku.com.

Lintang Robbani selaku ketua tim memaparkan aplikasi ini memiliki fitur yang dapat meminimalisir kasus bullying di sekolah.

“Di antaranya fitur Lapor yang memberikan fasilitas kepada siswa untuk dapat melaporkan kejadian bullying langsung kepada guru BK,” katanya, Ahad (1/7/2018).

Ada fitur Daftar Guru BK sekolah yang dapat dihubungi secara langsung jika ingin berkonsultasi. Fitur Assestment untuk mendeteksi awal gangguan psikologi atau mental yang dihadapi oleh siswa sebelum melaporkan lebih lanjut.

Terdapat juga artikel yang dapat memotivasi siswa dan memberikan pengetahuan tentang bullying. Secara khusus juga terdapat biodata siswa untuk mempermudah para guru dalam mengenali siswa pelapor.

Untuk menggunakan aplikasi ini, diperlukan pendaftaran akun terlebih dahulu baik guru maupun siswa. Kemudian, akan ditampilkan fitur aplikasi yang siap digunakan. Siswa hanya perlu untuk menavigasikan ke fitur apa yang ingin digunakan.

Fitur dalam aplikasi KonselorKu disesuaikan dengan kebutuhan siswa SMA. Melalui aplikasi ini, siswa akan dimudahkan untuk melaporkan tindakan bullying yang terjadi. Baik yang ia alami, maupun yang ia lihat. Agar dapat segera diatasi, sehingga tidak memberatkan mental maupun mengganggu keamanan dalam proses belajar siswa.

Dengan aplikasi ini, guru BK dapat dengan mudah memberikan fungsi pemahaman kepada siswa, melalui layanan bimbingan dan konseling, sehingga seluruh siswa dapat terpantau dan setiap kasus bullying dapat segera diatasi.

“Selain pelaporan bullying, melalui aplikasi KonselorKu siswa dapat dengan mudah berkonseling apabila ia memiliki masalah baik akademik maupun nonakademik secara online melalui smartphone mereka dan nanti akan ditindaklanjuti dengan konseling tatap muka,” tambah Lintang, seperti dikutip dari Harian Jogja, Senin (2/7/2018).

KonselorKu juga dapat membantu guru BK membantu siswa dalam mengatasi permasalahan yang mengganggu serta mampu berbagi materi untuk membekali ketahanan siswa terkait aspek pribadi, sosial, belajar dan karir dengan media penyajian visual.

Aplikasi KonselorKu dirancang berkat PKM bidang Penelitian dan Sosial Humaniora UNY yang diselenggarakan Kemenristekdikti 2018. Harapannya, produk ini tak hanya menjadi inovasi tetapi juga memudahkan kinerja guru BK serta menjadi media pemberantas kekerasan di sekolah. (Vina)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here