Mahasiswa UIN Ar-Raniry Sumbang Medali Emas PON Papua Cabang Eksibisi Kurash

47

Muslim Obsession – Mahasiswa UIN Ar-Raniry Aldi Mariza unjuk prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Mewakili Provinsi Aceh, Aldi meraih medali emas pada cabang olahraga Beladiri Kurash kelas 60 kg.

“Allhamdulillah Aceh kembali menambah emas pada cabang olahraga Kurash di PON Papua,” kata Ketua Umum Kurash Provinsi Aceh Tarmizi SP di Papua, dilansri Kemenag, Kamis (7/10/2021).

Acara Eksibisi Kurash PON XX Papua 2021 dibuka Ketua Umum KONI Pusat, Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman. Hadir mendampingi, Wakil Ketua Mayor Jenderal TNI (Purn) Soedarmo, Ketua Bidang Mayor Jenderal TNI (Purn) Andrie T.U Soetarno, dan Pengurus KONI Pusat lainnya.

Tarmizi SP mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Aceh yang ikut mendoakan sehingga cabang olahraga Federasi Kurash berhasil mendapatkan medali emas.

“Terima kasih kepada atlet dan pelatih yang telah berjuang keras,” ujar Tarmizi SP lagi.

Aldi Mariza tercatat sebagai mahasiswa Semester Tujuh Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan ILmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Aceh.

Atas nama segenap civitas akademika, Rektor UIN Ar-Raniry Warul Walidin AK mengucapkan syukur atas prestasi Aldi hingga menyumbangkan medali emas pada PON Papua untuk Aceh.

“Kami bangga dengan prestasi ini. Terima kasih kepada ananda atas perjuangan serta capaian yang strategis dan monumental. Hal ini menjadi kado yang indah di saat UIN Ar-Raniry sedang merayakan Milad yang ke 58,” ujarnya.

Kurash adalah sebuah cabang olah raga yang sangat khas dan mengandung seni sport yang sangat filosofis dan sarat dengan nilai-nilai sportivitas tinggi.

Dikutip dari Wikipedia, Kurash merupakan jenis olahraga beladiri yang memiliki gerakan dasar saling membanting dengan mengaitkan baju khusus. Olahraga Kurash berasal di wilayah Tatarstan Asia Tengah atau yang sekarang dikenal dengan wilayah Uzbekistan.

Gerakan dasar Kurash ini menyerupai beladiri Gulat dan Judo, hanya saja dalam Kurash kondisi bantingan berada dalam posisi berdiri pada kaitan atas, tidak diperkenankan menggunakan kaitan pada kaki.

“Semoga prestasi ini menjadi pemacu generasi muda Aceh dan mahasiswa UIN Ar-Raniry lainya untuk menekuni cabang olah raga yang spesifik ini,” harap Warul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here