Macan Tutul Masuk Perkampungan, Delapan Ekor Kambing Mati

639
Kambing milik warga di lereng Gunung Lawu yang diterkam macan tutul. (Foto: Tribunnews)

Karanganyar, Muslim Obsession – Macan tutul diduga kuat turun ke lereng Gunung Lawu, dan masuk ke perkampungan warga. Indikasi itu menguat setelah delapan ekor kambing milik warga mati. Kejadian itu berlangsung dua hari berturut-turut.

Dugaan sementara, macan tutul betina itu masuk ke permukiman lantaran ketersediaan pakan di hutan sudah sulit. Macan itu menerkam kambing milik warga di Dusun Sendang, Desa Sepajang, Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.

“Berdasar info jenisnya betina dan baru punya anak. Jadi butuh pakan yang lebih. Sementara ketersediaan pakan di hutan seperti celeng sudah sulit. Jadi menyerang ternak warga,” ujar Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta, Eka Muhammad Ruskanda saat dihubungi, Jumat ( 2/11/2018).

Serangan macan tutul berlangsung Selasa (30/10/2018) dan Rabu (31/10/2018) malam. Hari pertama, macan tutul dilaporkan memangsa 5 ekor kambing milik Karto Wagiyo. Rinciannya, 4 ekor ditinggal di kandang dalam keadaan mati dan satu ekor dibawa pergi ke hutan.

“Pemilik kambing mendapati kandang yang berserakan serta 4 ekor kambing dalam keadaan mati dan terluka gigitan hewan buas di bagian leher. Selanjutnya warga mengecek terdapat tapak kaki macan dan bekas seretan kambing ke arah hutan,” ungkap Eka.

Lalu dihari kedua, macan tutul kembali turun dan mendatangi kandang kambing milik Arjo Paimin, warga Dusun Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Di kandang itu, macan tutul memangsa tiga ekor kambing.

“Saat pemilik kambing mengecek kandang mengetahui seekor macan yang berada dalam kandang kambing. Tak hanya itu, 3 ekor kambing dalam kondisi sekarat. Tak lama kemudian, macan langsung meloncat lari menuju semak-semak perkebunan,” jelas Eka.

Atas kejadian ini, Eka mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dan bisa menjaga diri. Begitu juga hewan peliharaannya bisa dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Serangan macan tutul ini kata dia, baru pertama kali terjadi di Gunung Lawu. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here