Lindungi Umat Muslim dari Islamophobia, Jerman Bentuk Badan Independen

115

Berlin, Muslim Obsession – Islamophobia atau gerakan anti-Islam kini marak di negara-negara Eropa, bahkan akhir-akhir ini gelombang itu terus muncul dengan insiden pembakaran Al-Quran di Swedia. Negara-negara lain juga terpengaruh dengan adanya kelompok anti-Islam ini.

Termasuk juga di Jerman. Namun pihak Pemerintah Jerman sudah melakukan upaya agar Islamphobia tidak menyakiti umat Islam. Pemerintah Jerman membentuk Kelompok Pakar Independen tentang Permusuhan kepada Muslim (UEM) dan telah diresmikan, Kamis (18/9/2020).

Badan independen ini digagas oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehoferd dan akan diisi oleh 12 orang.

Mereka terdiri dari enam ilmuwan dan enam orang lainnya perwakilan organisasi non-pemerintah, serta perwakilan dari bidang pendidikan, yayasan dan pusat dokumentasi.

Islamophobia memang tengah gencar terjadi di Jerman. Pada 2019, tercatat sudah terjadi 871 penyerangan terhadap umat muslim. Sebanyak 33 umat muslim cedera dan dua orang meninggal atas kasus dengan motif Islamophobic.

“UEM akan melakukan pendekatan yang berorientasi pada praktek, untuk mengindentifikasi, memerangi dan mencegah permusuhan terhadap muslim,” tutur Seehofer dikutip dari Pledge Times, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, UEM akan menyampaikan laporan akhirnya dalam waktu dua tahun. Dia menegaskan Islamophobia juga akan membuat sikap anti-Semit muncul, sehingga membuat grup-grup yang kerap menyuarakan kebencian harus diperiksa.

“Sikap anti-Muslim tak hanya menjadi ancaman untuk muslim, tetapi juga pada kerapatan hubungan sosial secara keseluruhan,” tambahnya. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here