Lebih dari 300 Kamp Pengungsi Rohingya Kebanjiran

333
Kamp pengungsian Rohingya kebanjiran (Foto: Anadolu)

Rakhine, Muslim ObsessionLebih dari 300 tempat perlindungan Rohingya di tanah tak bertuan dilanda banjir pada Rabu (25/7/2018). Jampir 7.000 orang Rohingya berlindung di tanah kecil di sepanjang perbatasan Bangladesh-Myanmar.

Tanah tak bertuan ialah sebutan untuk sebidang kecil tanah di sepanjang perbatasan antara Bangladesh dan Myanmar. Menurut laporan Amnesty International, sejak 25 Agustus 2017, ada lebih dari 750.000 pengungsi, yang sebagian besar anak-anak dan perempuan.

Mereka telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh. Setelah pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras terhadap komunitas Muslim minoritas.

Setidaknya 9.400 orang Rohingya tewas di Rakhine, terhitung sejak 25 Agustus hingga 24 September tahun lalu. Bahkan, dalam laporan yang diterbitkan baru-baru ini, aktivis kemanusiaan mengatakan, penyebab kematian dari 71,7 persen atau 6.700 orang Rohingya disebabkan oleh kekerasan.

Mereka termasuk 730 anak-anak di bawah usia 5 tahun. Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang-orang yang paling teraniaya di dunia, menghadapi ketakutan yang meningkat karena puluhan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

PBB juga mendokumentasikan perkosaan massal, pembunuhan – termasuk bayi dan anak kecil – pemukulan brutal, dan penculikan yang dilakukan oleh personil keamanan. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here