Lebih Dari 1500 Sekolah di Yaman Hancur Akibat Perang

909
Ribuan sekolah di Yaman dan Nigeria hancur akibat perang (Photo: Egypt Today)

New York, Muslim Obsession – Sebuah studi yang dilakukan salah satu organisasi kemanusiaan dan pendidikan (GCPEA) yang berbasis di New York, menyatakan bahwa Yaman negara yang paling menonjol sebagai salah satu kasus terburuk secara global. Dengan lebih dari 1.500 sekolah dan universitas rusak atau benar-benar diratakan oleh serangan udara dan pertempuran.

“Setidaknya ada sekitar 21.000 siswa dan guru terluka atau tewas dalam serangan di sekolah-sekolah selama lima tahun terakhir,” kata GCPEA, Kamis (10/52018) waktu setempat.

Mereka mengutuk peningkatan serangan kekerasan pada sektor pendidikan. Tercatat, lebih dari 12.700 serangan, termasuk pemboman, pembakaran dan penindasan kekerasan terhadap protes terkait pendidikan, terjadi antara 2013 dan 2017.

“Kegiatan mengajar dan belajar menjadi semakin berbahaya dengan kehidupan siswa, guru, dan akademis,” kata kepala koalisi PBB lembaga dan amal, Diya Nijhowne, dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir Egypt Today, Jumat (11/5/2018).

Nijhowne menegaskan bahwa sekolah dan universitas harus menjadi tempat yang aman dan protektif. Tetapi kelompok bersenjata tidak mengindahkannya, dengan terus menjadikan sekolah sebagai situs intimidasi dan kekerasan.

Selain Yaman, Nigeria turut menjadi salah satu negara paling berbahaya, dengan lebih dari 1.000 serangan terhadap sekolah-sekolahnya. Juga penculikan ratusan siswa yang sering dilakukan oleh kelompok militan Boko Haram.

Sedangkan negara lainnya seperti Turki, Suriah, Israel, wilayah Palestina, Mesir, Sudan Selatan, Filipina, dan Republik Demokratik Kongo juga tercatat sebagai negara yang ditimpa bertubi-tubi serangan. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here